Kopdargab Lanjutan Max Owner, Rajut Persaudaraan di Atas Daun Pisang

Udara masih terasa dingin, kabut tipis masih menyelimuti kawasan Green Hill Cipanas Jawa Barat di pagi yang cerah itu. Sebagian masih merajut mimpi di atas ranjang dan sofa, sebagian lagi sudah disibukan dengan persiapan acara lanjutan Kodar Gabungan Max Owner 2016 pada 17-18 Desember 2016 kemarin.

Lebih dari 1500 bikers penunggang Yamaha Nmax hadir di acara tahunan tersebut. Namun sayang, tak semua bikers tetap tinggal di lokasi. Tengah malam dan dini hari, sebagian dari mereka meninggalkan lokasi acara untuk melanjutkan perjalan dan sebagian lainnya kembali ke rumah masing-masing.

kopdar-gabungan-max-owner-2016-5

Hari kedua [18/12] acara Kopdargab berlanjut dengan perkenalan oleh tiap perwakilan chapter Nmax dari berbagai daerah di Jawa Barat, Jabodetabekser dan Sumatera. Hingga akhirnya acara ditutup dengan games dan pembagian hadiah.

Saya yang hadir mewakili Journalist Nmax Community [JNC] sempat berkenalan dengan beberapa anggota dan pengurus chapter Nmax wilayah Jawa Barat. Berhubung singkatnya waktu kebersamaan lantaran membludaknya bikers yang hadir hingga panitia penyelenggara sedikit keteteran dalam pelaksanaannya, Saya pun melanjutkan kopdar bersama bikers Bogor Max Owners [BOMERs] dan Tangerang Max Owners.

“Kita lanjut ngeliwet di Gadog aja bareng temen-temen Nmax Tangerang,” ajak Bro Matea, salah satu pengurus BOMERs. Tanpa pikir panjang, Saya pun menerima ajakan itu.

ngeliwet-kopdargab-max-owner-3

Sekitar pukul 11 siang, Saya dan teman-teman Nmax Bogor dan Tangerang bergerak meninggalkan lokasi. Suhu makin terasa dingin saat melewati kawasan Puncak Pas. Lebih dari 10 unit Nmax beriringan meliuk-liuk melintasi jalur Puncak yang mulai ramai oleh wisatawan domestik. 1 jam kemudian, tibalah kami di lokasi Kopdargab lanjutan di Vila Mandiri milik salah satu pengurus BOMERs.

Hujan menyambut kedatangan kami. Air panas dari ujung termos berpadu dengan kopi bubuk di dalam cangkir mengeluarkan aroma nikmat yang menghangatkan kebersamaan kami. Kue kecil jadi pelengkap mengulang cerita perjalanan dan acara tadi malam.

ngeliwet-kopdargab-max-owner

Vila Mandiri milik salah satu pengurus BOMERs ini di kelilingi pohon rindang dan jauh dari kebisingan jalan raya. Areanya sangat luas dengan beragam fasilitas untuk para tamu seperti out bound dan kolam renang. Sangat cocok untuk lokasi acara gathering. Selain itu harga yang tawarkan pun sangat terjangkau.

“Wah, cocok banget nih buat bikin Anniversary BOMERs nanti. Kamarnya banyak, areanya luas dan ada kolam renangnya. Pas juga buat Kopdargab tahun depan,”celetuk salah satu member BOMERs saat berkeliling di kawasan Vila Mandiri.

“Makan siang sudah siaap…!! Ayoo merapaat..!!” teriak isteri member BOMERs pemilik vila yang mempersiapkan nasi liwet.

ngeliwet-kopdargab-max-owners-1

Di atas daun pisang nasi liwet masih mengepul. Aromanya sangat menggugah selera. Maklum, kami semua sudah kelaparan karena makan siang yang sedianya dilakukan jam 12 siang, baru terlaksana sekitar jam 2 siang.

Menunya sangat sederhana, nasi liwet dengan ikan teri dan irisan jengkol ditambah sambal, lalapan dan kerupuk. Meski sederhana, tapi terasa sangat nikmat. Sekali lagi, karena lapar, nikmatnya jadi nggak ketolongan.

“Ini baru Kopdargab. Mantapss banget sambal dan jengkolnya,” teriak Bro Matea yang mulutnya masih dipenuhi nasi dan tangan kanannya sibuk menggenggam kerupuk berlumur sambal.

ngeliwet-kopdargan-max-owner

Saya sendiri tak banyak bicara, hanya tersenyum kecil sambil tangan mengepal nasi bercampur sambal lalu mengarahkan ke mulut yang sedang sibuk menelan irisan jengkol. Saya yang baru pertama kali jumpa dengan mereka seolah sudah kenal lama. Kami seperti sebuah keluarga besar yang datang dari berbagai daerah untuk silaturahmi. Dan inilah makna kebersamaan, persaudaraan, brotherhood dalam sebuah komunitas.

Dalam sekejap, nasi liwet di atas daun pisang yang digelar sepanjang 5 meteran pun ludes. Satu persatu dari kami berdiri perlahan sambil menghela nafas karena kekenyangan.

Selang beberapa saat kemudian kami bersiap untuk pulang. Tapi sebelum meninggalkan Vila Mandiri, kami berkeliling kawasan tersebut untuk melihat-lihat fasilitas lain untuk menggelar acara lanjutan di lain waktu.

Comments
Shares