7 Langkah Bikin Motor Kembali Prima

Motor New CB150X Challenge

ZONABIKERS.COM – Ini 7 langkah bikin motor kembali prima setelah dipakai untuk menempuh perjalanan jauh.

Momen lebaran dipakai untuk pulang ke kampung halaman. Orang rela menempuh jarak hingga puluhan atau bahkan ratusan kilometer.

Setelah dipakai banyak beraktivitas dan perjalanan jauh, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM) menyarankan agar pemilik motor melakukan 7 langkah ini : 

1.    Mencuci Motor  

Loading...


Setelah motor menempuh jarak jauh, banyak kotoran akan menempel di body atau bagian-bagian yang sulit dijangkau seperti area bawah motor atau area mesin.  

Untuk menghindari kerak yang menempel pada sepeda motor, segera dicuci. Bilas seluruh bagian motor terlebih dahulu untuk merontokan kotoran-kotoran yang menempel, lalu usap seluruh bagian motor dengan sabun khusus motor dan spon lembut.

Untuk bagian yang sulit dijangkau dapat menggunakan sikat. Setelah itu bilas kembali motor dengan air bersih dan lap hingga mengering.  

Loading...


2.    Ganti oli
Ganti oli setelah menempuh perjalanan jauh biar kinerja mesin tetap prima. Untuk oli mesin, direkomendasikan melakukan penggantian setiap 4.000 km atau sesuai dengan jadwal yang ada pada buku service.

Selain oli mesin, oli yang perlu dicek juga adalah oli gear, terutama di kendaraan bertransmisi matic. Sementara untuk oli matic masa pergantiannya setiap 8.000 km per 2 tahun.        

3.    Cek Filter Udara 

Loading...


Kondisi saringan udara yang kotor akan membuat motor menjadi tidak bertenaga dan boros bahan bakar.

Lakukan pengecekan filter udara apabila kondisinya sangat kotor dan gantilah dengan yang baru, untuk penggantiannya dilakukan setiap 12.000 km. Pengecekan sebaiknya dilakukan lebih sering jika sepeda motor dikendarai di daerah yang basah atau berdebu.

4.    Cek Busi
Lakukan pengecekan busi setiap 4000 Km dan ganti setiap 8000 Km. Jika busi masih dalam keadaan bagus, lakukan pembersihan. Tapi bila ada sedikit saja indikasi busi motor mengalami kendala sebaiknya diganti dengan busi original yang baru.

Loading...


5.    Rem Tetap Berfungsi Normal
Intensitas pengereman yang tinggi pada saat melakukan perjalanan jauh membuat rem cepet haus. Khususnya kampas rem.

Bila kampas rem terindikasi habis atau tipis maka segera ganti dengan yang baru. Namun, jika kondisi kampas rem masih bagus, tetap perlu dibersihkan agar area pengereman terhindar dari kotoran atau pasir yang dapat menghambat proses pengereman.  

6.    Cek Kondisi Ban
Pemeriksaan secara rutin kondisi ban dan tekanan anginnya. Ban yang sudah tipis karena habis terpakai dapat membahayakan pengendara. Secara petunjuk pemakaian, cek kondisi ban setiap 4000 KM, jika kurang bagus dapat segera diganti dan tentunya dengan tekanan udara yang sesuai spesifikasi dari ban tersebut.

Loading...


7.    Gear Sprocket dan Rantai  

Untuk tipe motor bertransmisi manual, cek kondisi gear dan rantai apakah kendor atau terlalu kencang.

Rantai yang terlalu kendor atau kencang dapat merusak beberapa sistem gear serta membahayakan.

Loading...


Untuk tipe matic, dapat cek di bagian CVT dan V-Belt. Lakukan pengecekan setiap 8000 Km dan penggantian V-Belt setiap 24.000Km, jika sudah masuk di waktu tersebut disarankan untuk segera diganti.  

Technical Service Division AHM, Endro Sutarno mengatakan “Pengecekan untuk sepeda motor yang telah melakukan perjalanan jauh tidak semata-mata hanya untuk menjaga performa sepeda motor untuk tetap optimal, namun juga dapat menjaga keselamatan pengendara dalam menggunakan sepeda motor kesayangannya,” tutup Endro.

Loading...


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here