Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.
Sunday, November 29, 2020

Akibat Emosi, Siap Kehilangan Rumah dan Mobil Buat Ganti Rugi Tabrak CBR1000RR SP Pakai Daihatsu Ayla

Bukan celaka 12 lagi inimahh.. Gegara emosi di jalan, Daihatsu Ayla dipakai untuk menabrak motor Honda CBR1000RR SP yang harganya mencapai Rp 699 juta. Wadduuuhhhh.. Mumet ini urusannya, Sob..

“Tengkar di jalan. Akhirnya si motor geber dan blayer si mobil. Eh si mobil gak terima, lgsg nyeruduk si motor. Dikira si motor naek cbr 150 mungkin, makanya disruduk. Nangis darah tuh skrg si mobil..,” itu caption foto yang diunggah ke media sosial.

Peristiwa yang terjadi di Purwokerto itu pun viral di media sosial dengan kondisi CBR1000RR SP sudah terbalik di pinggir jalan dan Daihatsu Ayla hitam menempel di bagian bawah mesin. Khawatir informasi yang beredar semakin liar, sang pemilik motor @dimas_prasetyahani mengklarifikasi awal mula kejadian tersebut.

Melalui akun Instagram pribadinya, pemilik motor pun menggunggah video IGTV ikhwal kronologi dan memperjelas kejadian tersebut.

Video berdurasi 6 menit itu diawali dengan salam dan perkenalan diri oleh Dimas. “Intinya saya ditabrak dengan sengaja oleh si pengendara mobil Ayla yaa. Kronologinya pengendara mobil Ayla tidak terima katanya saya geber, gitu yaa. Oke saya menyadari yaa, kalau suara motor saya memang kencang sekali, yaa. Jadi terserahlah dia mau bilang geber atau nggak, ya suaranya memang kencang,” buka Dimas dalam video tersebut.

Dimas pun menceritakan bahwa dia sempat mengikuti kemauan sang pemilik Daihatsu Ayla untuk minggir. Dimas pun minggir dan sempat cekcok mulut. Sang pemilik mobil merasa tidak terima dan Dimas pun menanyakan maunya bagaimana kelanjutannya.

“Kita sempat cekcok sebelumnya kemudian yang bersangkutan hanya bisa marah-marah ya. Kemudian saya tantang juga, kalau mau duel pun ayo saya layani, gitu yaa.”

“Tapi karena dia entah pemikiran lain atau bagaimana yang jelas dia langsung kabur, masuk lagi ke dalam mobil. Mungkin tidak mau melayani tantangan duel saya. Padahal yang memberhentikan dia juga yang pertama.”

“Merasa saya dibuat malu karena di situ kan kerumunan orang juga, saya kejar mobil Aylanya kemudian saya suruh dia minggir. Akhirnya saya salip kemudian saya berada di depannya tepatnya di sebelah kiri jalan, di pinggir jalan karena persiapan untuk berhenti supaya dia minggir, tapi bukan menghadang di depannya persis.”

“Tapi tanpa di sadari mungkin karena gelap mata juga si pengendara Daihatus¬† Ayla tadi malah menubruk saya dengan sengaja. Jadi saya tegaskan sekali lagi ini bukan kecelakaan. Ini adalah tindakan yang sangat keji ya menurut saya.”

“Saya mengalami patah tulang di lengan kiri harus digip dua tulang saya patah kemudian yaa harus melewati masa operasi di RSOP Purwokerto alhamdulillah dalam keadaan sehat walafiat hanya sedikit luka-luka dan patah tulang.”

Dengan kejadian tersebut, Dimas pun berpesan bahwa kejadian tersebut bisa dijadikan pelajaran untuk semua.

“Ternyata orang gila di luar itu masih banyak yah teman-teman. Kenapa saya bilang orang gila, karena dia tidak sadar. Emosi sesaat hanya perihal masalah sepele yang sebenernya mungkin bisa diselesaikan dengan cara baik-baik cuma karena kalap, gelap mata akhirnya melakukan tindakan-tindakan tidak terpuji yang berakibat sangat fatal yang bisa mengakibatkan nyawa orang lain menghilang alias meninggal.”

“Karena apa, karena saya ditabrak dengan kecepatan 80 – 100 km/jam tanpa ada rem sedikit pun. Jadi bener-bener menabrak dengan spontan, dengan sadar, dia menabrakan mobilnya ke motor saya. Kemudian saya sempat terpelanting ke dalam kolong mobil terseret sekitar 15 meter, itu sangat tidak manusiawi ya.

“Jadi kenapa saya laporkan kepada pihak berwajib, karena ini sudah masuk ke percobaan pembunuhan. Jadi saya tidak melaporkan secara kecelakaan lalu lintas,” urai Dimas.

Saat ini pelaku sudah di tahan oleh pihak berwajib untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dimas juga menjelaskan bahwa pihak pengendara Ayla meminta jalur damai dengan ganti rugi berupa satu unit rumah dan satu unit mobil.

Yang bener-bener jadi pelajaran dari kasus ini adalah, sang pengendara mobil LCGC itu bukan dari keluarga kaya alias kurang mampu dimana mobil tersebut justru masih dalam proses kredit. Akibat emosi dan kalap di jalan raya, sang pengendara Ayla siap kehilangan rumah yang kemungkinan harganya ditaksir Rp 300 – Rp 400 juta dan mobilnya.

Nahhh.. Kalau udah gitu, siapa yang repot, siapa yang susah..? Jelas diri sendiri dan keluarga. Iyee gak..?

Saat video kronologi kejadian diunggah oleh Dimas, ia belum mengambil langkah apakah akan menerima tawaran damai atau tetap melanjutkan kasus tersebut di jalur hukum. Pasalnya, Dimas ingin berkonsultasi dengan keluarganya. “Karena bukan saya saja yang tidak terima, semua keluarga saya tidak terima atas kejadian ini” jelas Dimas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Update

Kymco CV3 Resmi Diluncurkan, Siap Diajak Touring Nih!

Pabrikan motor asal Taiwan, Kymco, meluncurkan beberapa model terbarunya. Salah satunya adalah Kymco CV3. Kita umumnya telah mengenal beberapa skuter matik yang menggunakan roda yang...

Abang Ojol Ini Pakai Handphone Merk Oukitel? Apa Bagusnya?

Enggak salah deh si abang Ojek Online ini, dia pakai smartphone merk Oukitel. Sobat Zonbie ada yang kenal dengan handphone merk Oukitel? Bagi pengemudi ojek...

IMI Resmi Luncurkan Buku dan Video Panduan Berkendara Sepeda Motor Berkelompok

Ikatan Motor Indonesia (IMI) secara resmi telah meluncurkan buku dan video Panduan Berkendara Sepeda Motor Secara Berkelompok. Peluncuran secara resmi turut dilakukan oleh Ketua MPR...

Pertamina Mandalika SAG Team Siap Berlaga di Moto2 Musim Depan

Mandalika Racing Team Indonesia melalui akun sosial media Instagram nya memberikan kabar gembira. Dikabarkan MRTI akan bergabung dengan SAG Racing Team dan akan merubah...

Fungsi Pendingin Cairan Mesin Motor dan Waktu Penggantian

Pendingin cairan umumnya diaplikasikan pada motor dengan mesin berperforma tinggi. Selain itu, cairan pendingin atau warter coolant biasanya diaplikasikan pada motor berkompresi tinggi. Mesin berkompresi...