Astrea Prima Indonesian Community, Bersiap Untuk Riding Charity 2021

Astrea Prima Indonesian Community

Motor boleh lawas, tapi semangat untuk berbagi selalu terbarukan. Kegiatan komunitas pecinta motor lawas Honda Astrea Prima yang tergabung dalam Astrea Prima Indonesian Community (APIC) ini selalu diisi dengan aksi sosial.

Jelang akhir tahun 2020 lalu, APIC lakukan aksi sosial dengan mengunjungi sebuah Langgar wakaf di wilayah Yogyakarta.

Dalam kesempatan itu, sebuah Langgar waqaf yang berada di wilayah desa Benyo Sendangsari, Pajangan – Bantul, Jogjakarta menjadi sasaran bantuan Mushaf Al-Qur’an APIC yang berkolaborasi dengan JNE.

Loading...


Baca Juga :

Astrea Prima Indonesian Community Touring Sambil Berbagi Hingga ke Jawa Tengah

THOR, Semangat Kerja Jadi Semangat Persaudaraan

Loading...


Membuka tahun 2021, APIC akan kembali bergerak menuju Daerah Istimewa Yogyakarta. Kali ini targetnya adalah untuk merenovasi rumah mengaji di bangunan yang diwaqafkan pemiliknya untuk menyemangati warga yang senang mengaji namun malu untuk ke Masjid.

“Alhamdulillah ada takhmir yang mau mengajarkan dengan ikhlas,” jelas Bro Abdul Basyit Ketua Umum APIC.

Dalam kegiatan yang akan dilakukan pada 14 Januari mendatang, bikers pecinta Astrea Prima ini akan mendonasikan sejumlah uang yang terkumpul dari donasi member dan sahabat APIC.

Loading...


“Kita juga kembali dapat dukungan dari JNE yang memberi bantuan berupa karpet dan wastafel portable untuk rumah mengaji tersebut,” kata Basyit.

“Ini merupakan kegiatan sosial yang sudah menjadi agenda APIC setelah sebelumnya kami membagikan sejumlah Al Qur’an ke beberapa pondok mengaji, termasuk rumah mengaji yang dinamakan Langgar Cipta Wening ini,” tegas Basyit.

Setidaknya akan ada 30-an motor yang bergerak dari Jakarta menuju lokasi kegiatan sosial tersebut. Dalam kegiatan ini, APIC akan bergerak bersama dari Jakarta bersama bikers dari Thirty Eight On Road (THOR).

Loading...


Astrea Prima Motor Bandel

Meski motor yang digunakan untuk melakukan perjalan jauh sudah berusia lebih dari 30 tahun, tapi ketahanannya masih mumpuni. Pasalnya, perjalanan serupa pernah dilakukan APIC untuk membuka agenda kegiatan sosial perdana mereka beberapa waktu lalu.

Perjalanan jauh ratusan kilometer ini juga jadi ajang pembuktian, meskipun motor yang digunakan memiliki usia yang tua, namun terbukti handal di jalan. Mesinnya bandel.

Motor ini terbilang tangguh dan irit. Bahkan minim trouble jika kondisi mesin dalam keadaan standart bawaan pabrik.

Loading...


APIC memang menerapkan peraturan orisinalitas pada motor-motor membernya.

“Ini adalah motor klangenan atau kenangan bagi kami, saya yakin banyak orang memiliki kenangan dengan motor ini, karenanya motor ini legend dan sukses di masanya,” jelas Bro Riyan, Humas APIC saat aksi sosial perdana di Yogyakarta.

Loading...


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here