Thursday, January 21, 2021

Balap Sepeda Listrik Jadi Rebutan UCI dan FIM, Ada Sanksi Buat Pebalap

Kabar kurang sedap hadir dari dunia balap sepeda berlistrik e-MTB, FIM E-XBike World Cup nih Sobat Zonbie.

Pasalnya pada balapan yang digelar mulai tahun ini bersama ajang MXGP pada bulan Agustus tersebut menuai polemik.

Polemik tersebut muncul karena ada ‘rebutan’ hak akan penyelenggaraan balap sepeda berlistrik tersebut.

Yakni antara Union Cycliste Internationale (UCI) selaku lembaga olahraga sepeda tertinggi di dunia dengan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) sebagai badan tertinggi balap motor dunia.

Dikutip dari Bikeradar, UCI mengancam untuk memberi sanksi dan denda para pebalap sepeda pro yang berada di bawah naungannya jika turut serta di gelaran FIM tersebut.

“UCI perlu mengumumkan bahwa ada yuridiksi unik yang terdaftar oleh kalender FIM dan ini dianggap sebagai Hal Terlarang sesuai peraturan. Konsekuensinya, semua pebalap berlisensi UCI yang ikut di kesempatan ini akan mendapat ancaman tindakan disiplin,” ancam UCI dalam rilisnya.

Kelas yang jadi polemik sendiri adalah e-MTB (Class-1) yang melombakan sepeda gunung berpedal (MTB) dengan bantuan motor listrik berdaya 250 watt dengan kecepatan 25 km/jam.

UCI sendiri berencana untuk mengembangkan balap serupa berkat maraknya sepeda gunung bermotor listrik.

Latest Update