Bams Slow 76 Bengkel Spesialis Motor Lawas di Cinere

Bams Slow 76 Bengkel Spesialis

Bams Slow 76, bengkel spesialis motor lawas di Cinere yang jadi rujukan para pemilik motor Astrea Prima.

Lima tahun ke belakang, mulai bermunculan komunitas motor lawas. Salah satunya motor besutan Honda, Astrea Prima. Berbekal kecintaan pada dunia otomotif sejak era 90-an, membuat Bams Slow 76 jadi bengkel spesialis motor lawas.

Baca Juga : Belasan Bikers Geruduk Aerospeed74 Garage, Ada Apa?

Loading...


Baca Juga : Bernostalgia Dengan Kymco Lawas di Juragan Kymco

Bengkel spesialis motor lawas ini kini jadi rujukan para bikers penunggang motor bebek lawas Honda yang pernah dipasarkan pada tahun 1988 – 1991, Astrea Prima Indonesian Community (APIC).

Pecinta Motor Bebek Tua Astrea Prima - APIC

Loading...


Honda Astra Prima sempat merajai pasaran speda motor di Indonesia. Inovasi jenis sebelumnya bernama Astrea Star terletak pada shock depan dan isi silinder pada mesin.

“Astrea Prima merupakan produk kesuksesan Honda jaman itu. Karena sejumlah instansi pemerintahan menjadikan motor itu sebagai kendaraan operasional mereka,” jelas Fahrur Rozi, Sekjen APIC.

Baca Juga : Yamaha XSR 155 Cafe Racer Sexy Dari Bali

Loading...


Pemilihan mekanik dalam hal ini bengkel untuk merawat kendaraan klasik tidak boleh asal. Bukan berarti bengkel resmi tidak mumpuni, namun tidak semua mekanik bengkel resmi paham produk motor lawas. Karena itu, para pemilik motor lawas biasanya mencari bengkel spesialis untuk menangani motornya.

Bams Slow 76 Bengkel Spesialis

“Jadi kami lebih sering ke bengkel rumahan yang mekaniknya memiliki pengalaman ngoprek motor lawas ini,” kata pria yang akrab disapa Ozi yang jadi pelanggan setia bengkel spesialis motor lawas itu.

Loading...


Astrea Prima yang berusia 32 tahun milik Ozi belum lama diajak menjelajah Pantura, menuju Dieng dan Yogyakarta. Ia mengaku tak menemukan masalah berarti selama perjalanan menuju Yogya maupun saat kembali ke Jakarta.

Baca Juga : Nokia G300 HP 5G Buat Bikers Yang Mau Jaringan Kencang, Harga Lebih Murah Dari Helm KYT

“Alhamdulillah perawatan bengkel Bams 76 Slow yang berada di Cinere, Jakarta Selatan, sangat mumpuni. Selama perjalanan motor tidak ada kendala. Hanya pesan Bambang Winako (owner sekaligus mekanik Bams 76 Slow) jangan telat ganti Oli.”

Loading...


Bambang Winako atau yang lebih sering disapa Bams, menyukai otomotif sejak tahun 90an. “Ini sudah menjadi passion saya. Dan semua saya pelajari dengan teori umum yang saya cari dengan sendirinya,” cerita Bams yang membuat bengkelnya jadi bengkel spesialis motor lawas.

Ayah satu anak ini tergolong orang yang tidak bisa tidur jika masalah motor konsumen tidak bisa ia temukan.

Loading...


Baca Juga : Nokia 6310 Hidup Kembali Cocok Buat Bikers Pecinta Barang Klasik, Cek Harganya

“Bagi saya kepuasan konsumen yang paling utama. Untuk otomotif motor tidak hanya sekedar enak dipakai, namun sisi safety juga harus diutamakan. Jangan sampai motor justru membuat repot konsumen saya di jalan. Karenanya saya selalu cerewet untuk tidak telat ganti oli,” kata Bams.

Garasi Jadi Bengkel Spesialis Motor Lawas

Tidak ada promosi atau spanduk bertuliskan nama bengkel ini. Hanya dari mulut ke mulut saja. Tapi setiap harinya ada saja motor yang mampir ke Jalan Markisa Raya No 12 A, Blok A, Cinere Jaksel.

Loading...


Baca Juga : Teknologi Smart Watch Selamatkan Nyawa Biker Korban Tabrak Lari

“Tidak semua motor yang datang ke sini langsung diperbaiki/di service. Bagi saya, satu dulu diselesaikan dengan baik baru kerjakan yang lain. Dan tidak semua part harus diganti baru,” ujar pria kelahiran 1979.

Bagi Bams, ada beberapa part yang masih bisa diperbaiki. “Saya sadar tidak semua konsumen datang kesini punya banyak uang.”

Loading...


Bengkel spesialis motor lawas ini, tidak melulu berorientasi profit. Ia hanya ingin bermanfaat dan dapur tetap ngebul. “Saya mencari keberkahan dalam hidup. Bukan bergaya dalam hidup,” tegasnya. Apapun yang bisa dibantu akan dibantu.

Kerja dari hati demi kenyamanan menjadi dasarnya. Karena dirinya meyakini bahwa rejeki setiap manusia sudah ditentukan ALLAH SWT.

Tips Penting Bams 76 Slow Untuk Motor Lawas

Perbedaan bahan dan itungan langkah mesin atau stroke, kendaraan jaman dulu jauh berbeda dengan produk sekarang. Banyak yang menganggap bahwa motor build up lebih enak. Karena memang perhitungannya berbeda secara kapasitas mesin. Itulah yang membedakan. Perhitungan nya lebih presisi menurut bams.

Loading...


Tantangan ngoprek motor tua kini tengah dijalani Bams. Menurutnya lebih nyaman ngopenin dan lebih simple yang tua. Kualitas barang ga rewel karena lebih tahan lama, dibandingkan part material sekarang. Walau sejumlah part sudah sulit didapati.

Moderenisasi technology tidak menjamin kekuatan motor. Namun memudahkan kinerja mekanik. Sederhana nya motor klasik punya ruang khusus di hati.

Tips Bams Slow 76 untuk motor klasik

Loading...


1. Jangan pernah telat ganti oli, idealnya tiap 1000 km.
2. Service rutin, seperti karburator dan kelistrikan, tujuannya pengecekan kendaraan.
3. Untuk konsumsi bahan bakar motor lawas yang dulu pakai premium masih sampai tahap Pertamax aman. Jika lebih tinggi, maka kemungkinan kropos knalpot terjadi karena daya bakar tinggi / oktan tinggi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here