Boleh Gak Sih Oli Mobil Dipakai Untuk Motor.? Boleh, Tapi….!!

Oli Mobil Dipakai Di Motor

Kalau lagi darurat isi dompet, atau kalau lagi pengen coba-coba, sebagian dari Sobat Zonbie pasti pernah pakai oli mesin mobil buat motor. Pas mau ngisinya pasti bilang gini, “Ahh, SAE nya sama ini. Pasti aman lahh.”

Yah nggak apa-apa juga sih, namanya darurat. Tapi jangan keterusan makainya, nggak bagus buat kesehatan mesin motor.

Soalnya nih, di oli mobil ada kandungan aditif yang nggak semestinya dipakai di mesin motor. Keberadaan aditif nya nggak ada fungsinya kalau dipakai di mesin motor. Kalau keseringan, siap-siap deh, pelan-pelan masalah akan datang.

Loading...


Soalnya nih, yang keluar dan dirasa saat menggunakannya emang gak ada masalah apa-apa, semua berjalan normal. Tapi yang sebenarnya terjadi di dalam ruang mesin berbeda.

Terus alasannya apa dong? Jadi begini. Pada prinsipnya, motor khususnya motor bebek dan sport butuh aditif anti wear buat mencegah terjadinya slip pada kopling. Sementara pada oli mobil nggak ada aditif itu. Secara formulasi aditif, tentunya berbeda antara oli untuk mobil dan motor.

“Perbedaan formulasi aditif yang dimaksud adalah formulasi baik secara kandungan dan jumlah kandungan yang dibutuhkan, karena secara karakter, putaran mesin mobil dan motor berbeda.”

Loading...


“Maka hal ini terlihat dari sisi harga per liter, pasti oli mobil lebih tinggi dibandingkan dengan oli motor,” kata Product Development Team Leader Evalube, Erwan Bambang Kresna.

Nah.. Gegara perbedaan itu, kalau oli mobil dipakai di motor dalam jangka panjang bakal menimbulkan beberapa masalah di kemudian hari, salah satunya kopling slip.

“Penggunaan jangka panjang pada motor bebek atau sport, akan timbul slip pada kopling karena gak ada aditif anti wear dan karena ada aditif yang nggak diperlukan pada mesin motor bebek atau sport (friction modifier) yang ada pada oli mobil akan menimbulkan kerak pada mesin.”

Loading...


Kalau banya kerak, itu artinya ada pembakaran yang nggak sempurna. Kalau nggak sempurna, ujung-ujungnya duit nambah karena bensin jadi boros.

Selain itu, kalau aditif yang gak dibutuhkan itu terus diberikan dalam jangka waktu yang lama, jelas akan memengaruhi kinerja mesin motor.

Loading...


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here