Bro Bamsoet

Bro Bamsoet : Jalan Tol Bisa Dilalui Sepeda Motor, Tapi Ada Syaratnya

Wacana sudah saatnya ada jalur khusus sepeda motor dijalan tol yang sempat digaungkan oleh Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo beberapa waktu lalu, sempat jadi pertanyaan dari berbagai kalangan khususnya pengendara roda dua.

Baca Juga: Bro Bamsoet : Sudah Saatnya Ada Ruas Jalan Khusus Motor di Jalan Tol

Untuk hal tersebut sosok yang biasa disapa dengan sapaan Bro Bamsoet, dikalangan Bikers ini, menjelaskan adanya persyaratan khusus untuk jalan tol yang bisa dilalui sepeda motor.

Bro Bamsoet

Di Indonesia sendiri memang tidak semua ruas jalan tol boleh dilintasi sepeda motor. Kebanyakan jalan tol di Indonesia hanya boleh dilintasi oleh kendaraan roda empat atau lebih. Sementara untuk sepeda motor dilarang masuk pada kebanyakan jalan tol.

Bro Bamsoet menjelaskan, baru dua ruas jalan tol yang bisa dilalui oleh pemotor. Dua jalan tol tersebut adalah tol Mandara Bali dan tol Suramadu yang menyediakan jalur khusus untuk motor sejak lima tahun lalu.

“Adanya jalur khusus sepeda motor pada tol Mandara Bali dan Suramadu merupakan salah satu contoh yang baik atas keberpihakan negara dan azas keadilan terhadap rakyat yang secara ekonomi belum mampu memiliki mobil sebagai moda transportasinya.” Jelas Bro Bamsoet.

Lebih lanjut Ketua Dewan Pembina Motor Besar Indonesia tersebut menjelaskan, penggunaan jalan tol sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol yang disempurnakan oleh Peraturan Pemerintah No. 44 Tahun 2009 yang merevisi Pasal 38 PP 15/2005.

Dalam peraturan itu khususnya Peraturan Pemerintah No. 44 Tahun 2009, diatur bahwa motor sebenarnya boleh melintasi jalan tol. Tapi ada syaratnya.

“Tentunya ada persyaratan khusus yang harus dimiliki oleh pengelola jalan tol, yaitu adanya jalur khusus yang dipisahkan antara roda empat dengan roda dua.” ungkap Bro Bamsoet.

Peraturan Pemerintah No. 44 Tahun 2009 merevisi PP 15/2005 dengan ditambahkan satu ayat pada Pasal 38 soal ketentuan motor lewat jalan tol. Adapun tambahan satu ayat tersebut menjelaskan peraturan soal bolehnya motor melintas jalan tol. Sebelumnya pada PP 15/2005 hanya ditulis ayat 1 yang menyebutkan jalan tol diperuntukkan bagi pengguna yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat atau lebih. “Pada jalan tol dapat dilengkapi dengan jalur jalan tol khusus bagi kendaraan bermotor roda dua yang secara fisik terpisah dari jalur jalan tol yang diperuntukkan bagi kendaraan bermotor roda empat atau lebih,” bunyi PP 44/2009 Pasal 38 ayat 1a yang menjelaskan jalan tol khusus sepeda motor.

“Di Suramadu, bahkan sejak sepuluh tahun lalu sudah ada jalur khusus untuk sepeda motor. Jalur tol untuk motor di sana tidak menjadi satu dengan tol untuk kendaraan roda empat atau lebih. Sama seperti jalan tol Mandara Bali. Di sana, tol khusus sepeda motor dipisahkan dengan tol untuk kendaraan roda empat atau lebih. Dan hasilnya tingkat kecelakaan roda dua di Bali menurun tajam karena dengan jalur motor satu arah dan lebar hanya 2,5 meter maka potensi tabrakan jadi sangat minim.” Pungkas Bro Bamsoet.

Comments
Shares