CBR TAC SCA 2019 1

CBR TAC Sabet Juara Safety Campaign Award 2019

CBR TAC (CBR Tangerang Club)  sabet juara pertama ajang Safety Campaign Award (SCA) 2019 yang dihelat oleh PT Asuransi Adira Dimanika (Adira Insurance). Penghargaan tersebut diberikan di kantor pusat Adira Insurance di Jakarta, Sabtu 20 Desember 2019.

Melalui ajang SCA ini, para bikers membuat kegiatan kampanye yang unik dengan tetap mengacu pada konsep road safety yang baik dan benar. Pesan dari kampanye tersebut diharapkan dapat tersebar luas dan dapat memberikan impact yang berlipat ganda bagi peningkatan kesadaran masyarakat atas pentingnya keselamatan jalan.

CBR TAC berhasil menjadi yang terbaik setelah bersaing dengan 159 komunitas motor lain dari wilayah Jabodetabek yang mengikuti ajang SCA 2019. Dalam kampanyenya, CBR TAC mengangkat masalah kelelahan dalam berkendara yang menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan.

“Di awal kami bikin dulu tema uniknya, kami bikin tema dari singkatan nama komunitas kita sendiri yaitu TAC, Tiredness Affect Concentration (Kelelahan Mempengaruhi Konsentrasi). Ini sasaran utamanya adalah member kami karena permasalahan tersebut ada di kami. Salah satu contohnya pada saat kami melakukan touring lebih dari 150 km, kami merasakan kelelahan,” jelas Dhian Priatno, Ketua Panitia Perumusan Management Touring CBR TAC.

CBR TAC SCA 2019

Dari temuan-temuan di lapangan, tim penitia perumusan management touring melakukan konsultasi ke pegiat safety riding dan bahkan ke dokter. Out put dari kampanye yang mereka ikuti di SCA adalah Management Touring dalam bentuk buku. “Kami harap management touring ini bisa jadi acuan atau pedoman bagi komunitas lain yang belum mempunyai management touring secara tertulis,” sambung Dhian.

Rio Winto yang menjadi mentor CBR TAC di SCA menilai bahwa CBR TAC punya komitmen dan ide yang bagus. Dalam perjalanannya sekitar 2 bulan, CBR TAC berhasil merumuskan manegement touring internal namun bisa disebar luaskan ke seluruh komunitas dan pengendara lain.

Out put dari ide yang mereka bawa ke SCA merupakan hasil riset dan pengalaman pribadi mereka saat touring. Bahkan saat akan merumuskan management touring tersebut, mereka melakukan survey terhadap 40 responden dengan melakukan touring ke Cidaun,” jelas Rio.

“Data-data yang mereka dapat cukup beragam, mulai dari kelelahan karena kurang tidur, asupan makanan yang kurang baik dan beberapa masalah lainnya. Dari temuan itu, mereka mencari solusi dan melakukan pre dan post test terhadap responden mereka. Mereka juga melakukan monitoring untuk melihat perubahan pemahaman dan perilaku berkendara,” sambung Rio.

Management touring yang dibuat tertulis oleh TAC terangkum dalam buku setebal 6 halaman. “Dalam skala menengah kami ingin menyasar ke Asosiasi Honda CBR Indonesia yang tersebar di seluruh Indonesia. Setelah itu kami akan menyasar ke skup yang lebih besar yaitu ke klub-klub roda dua yang ada di bawah Ikatan Motor Indonesia (IMI),” tegas Dhian.

Langkah yang dilakukan TAC dalam mengkampanyekan keselamatan berkendara ini pun mendapat dukungan dari pemerintah Kota Tangerang yakni Dinas Perhubungan Kota Tangerang. Konten safety campaign yang mereka jalankan bisa publish di media video tron Kota Tangerang.

“Dalam waktu dekat kami akan menggelar gathering untuk sharing management touring ini dan bagaimana management touring tersebut kami implementasikan,” pungkas Dhian.

Comments
Shares