CRF250Rally Wheel Story 5 tiba di Afrika!

Beberapa hari lalu, Zonbie mendapat surat elektronik dari Mario Iroth yang isinya mengabarkan bahwa motor Honda CRF250Rally yang dipakai untuk kegiatan Wheel Story 5 sudah tiba di Afrika. Dengan penuh suka cita, Mario pun menceritakan perihal kedatangan tunggangan tersebut.

Hari ini (21/10) menjadi hari spesial, karena Honda CRF250Rally sudah bersama kami lagi setelah 40 hari shipping dari Jakarta hingga Durban. Ini menjadi moment yang ditunggu-tunggu setelah lama menanti kedatangan kapal pembawa CRF250Rally yang sempat mundur dari schedule karena kondisi menimpa daerah Durban pada pekan lalu.

Agen shipping mengabarkan melalui email pada (19/10), kalau motor sudah didrop ke warehouse di ZakPak Durban dan custom clearance juga sudah selesai. Mereka meminta kami untuk hadir di depot pengambilan barang pagi ini. Betapa senangnya mendengar berita ini.

Ok, setelah breakfast kami pun langsung memesan Uber menuju warehouse depot yang berjarak 10 Km dari hotel kami menginap. Pagi ini cuaca berawan. Proses release motor berjalan lancar tanpa kendala. Awalnya mereka mengira kami datang dengan membawa pick up atau truk buat angkut crate tersebut namun saya ingin kendarai CRF250Rally tersebut langsung. Setelah nego dengan staff dan security, akhirnya kami bisa re-assembly CRF250Rally di area warehouse.

Dari jauh saya sudah bisa melihat forklift membawa crate saya karena sudah jelas bertuliskan nama saya dan asal barang dari Jakarta. Tak lama setelah diletakan di tempat yang datar dan aman, dibantu beberapa staff gudang, kami pun langsung gotong royong memasang ban depan belakang, re-connect baterry, pasang stang, spion dan windshield dan mengecek kembali beberapa items pendukung lainnya seperti peralatan camping, tools, spare parts dan helm.

Makin lama suasana di area kami memasang motor makin ramai. Mereka menonton sampai mesin CRF250Rally menyala. Rasa penasaran dan unik dengan plat nomor Indonesia melekat di spatboard belakang motor dan rute perjalanan kami, akhirnya kami pun harus menjawab lontaran pertanyaan silih dari beberapa staff disana sambil tertawa dan bercanda. Bahkan saya menijinkan salah satu staff untuk test ride CRF250Rally.

Proses tersebut berlangsung sekitar 2 jam dan kami pun langsung gas mencari pom bensin sambil makan siang. Ada persamaan antara Afrika Selatan dengan Indonesia yaitu sama-sama mengemudi di jalur kiri. Jadi tidak perlu waktu lama untuk adaptasi traffic disini. Besok kami akan segera memulai petualangan bermotor di Afrika. So, tunggu cerita kami selanjutnya.

Comments
Shares