Ducati : Iannone Harusnya Mikirin Tim dan Orang-orang yang Udah Kerja Buat Dia

Photo: Crash.net

Nggak bisa dipungkiri, udah pasti ada kekecewaan besar di hati dan kepala Boss Ducati, Gigi Dall’Igna, setelah melihat kenyataan double podium yang udah di depan mata kandas begitu aja.

Dan siapa juga yang nggak kesel ngeliat dua pembalapnya gagal finish podium gegara kesalahan salah satu di antara mereka.

Seperti kejadian akhir pekan kemarin di MotoGP Argentina, dimana Dovizioso gagal naik podium kedua dan Iannone gagal podim ketiga yang udah di depan mata hanya karena kecerobohan salah satu dari mereka.

Loading...


Dan udah pasti juga nih, setelah balapan kelar, Gigi manggil Iannone. Mereka pasti terlibat perbincangan panjang dan tegang membahas kejadian yang seharusnya nggak terjadi. Dinding paddock dan ruang kerja Gigi pasti jadi saksi gimana kecewanya Gigi atas insiden itu.

Di satu sisi, Gigi menyayangkan insiden di tikungan terakhir itu dan pasti bertanya kenapa Iannone melakukan hal yang seharusnya bisa dihindari. Meski dalam diri seorang pembalap ada gelora untuk menang, apapun akan dilakukan untuk sebuah kemenangan.

Tapi di sisi lain, mereka berdua bukanlah memperebutkan posisi pertama, tapi posisi kedua dan ketiga. Harusnya Iannone mau sedikit ikhlas kalau dia kalah dari Dovi, tapi dari ikhlasnya itu ada prestasi besar yang diraih tim merah asal Italia.

Loading...


Bayangin aja, di saat tim lain berjuang untuk bisa finish di balapan yang benar-benar sulit itu, mereka berdua bisa naik podium.

“Harusnya ia [Iannone] tak perlu melakukan itu. Saya paham bahwa pembalap akan mencoba semua yang dia bisa lakukan untuk menang, tapi ia perlu mikirin timnya. Mikirin orang-orang yang meninggalkan rumah, orang-orang yang sepanjang jam bekerja buat mereka,” ujar Gigi seperti dikutip GPone.

Dari kalimat yang dilontarkan Gigi, keliatan kalau Gigi kecewa banget. Tapi ia juga sadar kalau balapan udah selesai. Masih ada pekerjan penting yang harus dilakukan buat balapan di Austin akhir pekan depan.

Loading...


Oh iya, kejadian macam itu bukan yang pertama terjadi. Dulu pernah terjadi pada Alex Criville dan Mick Doohan di Australia pada tahun 1996. Dan yang juga ramai adalah gagalnya Nicky Hayden menyelesaikan balapan karena tersapu motor Dani Pedrosa yang kehilangan grip ban depan.

Keduanya terseret ke gravel. Tampak kemarahan dari muka Hayden. Ia melepas helm, berteriak kesal dan kecewa sampai meninju-ninju gravel.

Loading...


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here