Dyan Dilato Mudur Dari Kepala Divisi Operasional MGPA Karena Dianggap Hina Marshal Sirkuit Mandalika

Dyan Dilato
Dyan Dilato / Foto : https://www.instagram.com/dyan.dilato/

Dyan Dilato Kepala Divisi Operasional Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengundurkan diri setelah perkataannya dianggap menghina marshal sirkuit Mandalika.

Dyan Dilato resmi mengundurkan diri dari jabatan sebagai Head of Operation Sporting MGPA setelah membuat pernyataan kurang pantas atas kinerja marshal yang bertugas di helatan Idemitsu Asia Talent Cup 2021 akhir pekan kemarin.

Baca Juga : Busi Panas dan Busi Dingin NGK, Pahami Kode Uniknya Agar Tak Salah Pilih

Loading...


Baca Juga : Smartphone 5G Oppo A95 Mampu Hasilkan Video Lebih Stabil dan Tajam

Dyan Dilato Dianggap Buat Marshal Geram

Pria yang kerap memberi edukasi keselamatan berkendara kepada komunitas motor itu dianggap membuat marshal yang merupakan warga Lombok geram.

Kabar yang beredar, Dyan Dilato menyebut kinerja para marshal yang bertugas dengan kata ‘katro’ dan ‘ndeso’ karena lebih banyak menonton alih-alih bekerja.

Loading...


Akibat pernyataan tersebut, Dyan Dilato diminta mengundurkan diri dari posisinya saat ini.

Untuk itu, MGPA telah menerima pengunduran diri resmi dari Dyan Dilato, Head of Operation Sporting MGPA per tanggal 15 November 2021.

Baca Juga : Drone DJI Mavic 3 Meluncur, Dokumentasi Touring Makin Ciamik Harganya Bisa Dapat 2 Nmax

Loading...


“Kami atas nama perusahaan penyelenggara mohon maaf atas perkataan beliau yang menyakiti hati masyarakat NTB terutama tim marshal,” buka Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah dalam keterangan resminya (16/11/2021).

“Kami paham bahwa menghina dan apapun yang terjadi di lapangan bukanlah hal yang profesional. Maka dari itu, beliau secara resmi telah mengundurkan diri dari MGPA.

“Kedepannya segala sesuatu yang dilakukan beliau tidak lagi menjadi tanggung jawab MGPA,” tegas Ricky.

Loading...


MGPA selaku bagian dari ITDC Group, memastikan pihak-pihak internal maupun eksternal yang terlibat dalam persiapan dan pelaksanaan penyelenggaraan balap MOTUL FIM Superbike World Championship (WSBK) Indonesia 2021 dan Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) pekan ini, akan bekerjasama dengan profesional dan optimal.

Ricky melanjutkan, sudah lebih dari dua dekade negara Indonesia tidak menggelar event balap motor berkelas internasional.

Dengan terpilihnya Pertamina Mandalika International Street Circuit sebagai tuan rumah IATC 2021, WSBK 2021 dan MotoGP 2022 merupakan bentuk kepercayaan masyarakat balap motor Internasional khususnya Dorna Sports atas kemampuan Indonesia dalam menggelar event berskala besar.

Loading...


“Kami harap ke depannya hubungan dan kerjasama MGPA dengan masyarakat semakin baik serta berhasil menyelenggarakan event balap internasional di sirkuit kebanggaan Indonesia khususnya warga NTB ini,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here