Efek Mental Preman, Romano Fenati Dipecat Tiga Tim

Kelakuan tidak sportif yang dilakukan Romano Fenati di Moto2 Misano akhir pekan lalu (9/9) berbuntut panjang. Terutama terkait masa depannya di balap dunia tersebut.

Fenati sendiri secara sengaja menarik tuas rem Stefano Manzi di trek lurus Misano, yang tentu saja sangat membahayakan. Penyebabnya, Manzi beberapa kali menyenggol Fenati untuk memaksanya keluar lintasan.

Menyusul aksi tersebut, Marinelli Snipers Team tempat Fenati bernaung saat ini di kelas Moto2 memutuskan untuk memecatnya. Sehingga dipastikan Fenati tak akan turun balap lagi di Moto2 tahun ini. Selain itu hukuman dua kali balap yang diberikan pimpinan lomba menjadi sia-sia.

“Pebalap tersebut saat ini tidak akan berpartisipasi di balap apapun bersama Marinelli Snipers Team,” tulis keterangan dari Marinelli Snipers Team dilansir Crash.net.

Bukan hanya musim ini, kepastiannya turun balapan di Moto2 2019 dipastikan pupus karena tim MV Agusta memutuskan untuk membatalkan kontraknya musim depan.

“Selama bertahun-tahun saya menonton olahraga ini, saya tidak pernah melihat perilaku yang berbahaya seperti ini,” kata Giovanni Castiglioni, Presiden MV Agusta. “Seorang pembalap yang dapat bertindak seperti ini tidak akan pernah dapat mewakili nilai-nilai perusahaan kami, dan merek kami. Untuk alasan ini, kami tidak ingin dia menjadi pebalap MV Agusta saat kembali ke kejuaraan dunia,” urainya dikutip dari MotoGP.

Sebagai catatan, Fenati sebenarnya dikenal sebagai salah satu pebalap yang cukup potensial dari sisi prestasi. Di mana dirinya sukses naik podium di dua balap debutnya pada Moto3 2012. Juga runner up Moto3 musim 2017 lalu.

Sayangnya, Fenati yang pernah ‘berguru’ dengan Valentino Rossi ini juga dikenal temperamental dan bermental preman. Aksi tidak terpujinya kerap terpantau kamera. Seperti tendangannya saat marah kepada Niklas Ajo. Serta konfliknya di SKy Racing Team VR46 milik Rossi yang akhirnya memutus kontraknya di tengah musim 2016. Padahal saat itu dirinya tengah berada di posisi perebutan juara Moto3.

Comments
Shares