Elektroda Busi 'Tiarap'

Elektroda Busi ‘Tiarap’? Ini Penjelasannya Sob!

Sobat Zonbie pernah mendengar istilah elektroda busi tiarap? Apa sih yang dimaksud dengan elektroda busi ‘tiarap’ tersebut?

Elektroda Busi 'Tiarap'

Pada sebuah motor, busi merupakan salah satu elemen paling penting dalam sistem pengapian mesin. Busi juga memiliki berbagai fitur yang disematkan, sesuai dengan kebutuhan kendaraan itu sendiri. Anggapan bahwa semua busi itu sama, hal ini tentunya perlu diluruskan.

Salah satu fitur menarik pada busi adalah, elektroda ground tiarap. Pada umumnya, bentuk elektroda ground busi melengkung menyerupai huruf ‘J’. Pada busi NGK tipe Iridium IX BR9ECMIX & BR8ECM, Sobat Zonbie akan menemukan bentuk elektroda ground yang berbeda.

Pada kedua tipe busi tersebut, tingkat sudut kemiringan elektroda ground-nya jauh lebih menunduk. Bahkan apabila diamati dari samping, elektroda pusatnya menjadi hampir tidak terlihat.

Dijelaskan oleh Yaumil Ichsan sebagai Technical Support PT NGK Busi Indonesia “Penggunaan desain ‘tiarap’ tersebut tidak lepas dari peruntukan kendaraan busi ini, yaitu mesin motor 2tak dengan performa tinggi seperti motor balap atau motor trail,”

Lebih lanjut Ichsan mengatakan “Sifat mesin 2tak cenderung lebih panas, hal tersebut diakibatkan oleh siklus pembakaran campuran oli samping, bensin, & udara yang menyisakan deposit karbon di ruang bakar, sehingga temperatur busi menjadi lebih tinggi. Oleh karena itu, diperlukan desain busi khusus seperti elektroda ground tiarap untuk mendinginkan busi agar tidak mudah meleleh.”

Selanjutnya Ichsan menambahkan “Selain itu, dengan semakin pendek dimensi elektroda ground busi, maka akan semakin tinggi pula kemampuan busi tersebut pada saat memperoleh getaran dan guncangan yang cukup hebat saat kendaraan tersebut digunakan di kondisi ekstrim, seperti sirkuit balap maupun motocross, sehingga risiko elektroda busi patah bisa diminimalisir,”

Nah, gimana Sob? Sudah paham kan tentang fitur elektroda ground ‘tiarap’? Semoga bermanfaat ya…

Comments