Erga Irlianto –  Puffin Anvil : Dari Balap Liar Hingga Kontes Modifikasi

Puffin Anvil

Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), Erga Irlianto sudah akrab dengan dunia otomotif khususnya sepeda motor. Ketika duduk di bangku kelas 5 SD pada 2005, ia sudah mencoba menunggangi kuda besi yang mungkin bagi sebagian besar anak seusianya lebih tertarik pada permainan anak-anak.

“Motor pertama gw Force 1. Dari dulu gw emang seneng banget motor 2 tak. Ngeblayernya gw seneng banget, demen aja,” tutur lelaki yang kini dikenal di jagad maya sebagai Puffin Anvil.

“Sebenarnya itu motor inventaris kantor bokap gw. Terus gw ambil dan gw bikin. Yaa asal-asalan bikin lah. Asal bobok kenalpot,” sambung lelaki kelahiran 1993.

Kecintaannya pada motor 2 tak sejak SD juga dipengaruhui oleh seorang teman yang usianya jauh lebih tua darinya. Orang tersebut kini jadi orang kepercayaan untuk segala urusan.

Puffin Anvil

“Namanya Zipenk. Dia itu joki motor 2 tak. Rata-rata yang dia jokiin Satria sama Ninja. Makanya dari kecil gw suka 2 tak karena sering diajak nonton kalau dia main walau usia gw sama Zipenk beda jauh.”

Jelang kenaikan kelas, ia membuat kesepakatan dengan orang tuanya. Kalau bisa dapat rengking kelas di 5 besar ia minta dibelikan Satria F150. Segala usaha ia lakukan untuk bisa masuk 5 besar. Tujuannya jelas, biar dibelikan Satria F150.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here