ExoDyne Electric Motor Listrik Garapan Dokter Bedah

Bagi sebagian orang, dokter ahli bedah othopedik mungkin identik dengan alat kesehatan. Tapi tidak dengan Alan Cross asal Atlanta, Amerika Serikat yang justru tertarik menggarap motor listrik. Hasilnya sebuah motor listrik berjuluk ExoDyne Electric Motorcycle,  yang semuanya digarap sendiri di bengkelnya pada akhir pekan. Kecuali jok motor dan proses powder coating-nya.

Motor ini dilengkapi dengan frame kotak dan terhubung secara langsung dengan head stock dan swing arm pivot. Pada frame model kotak ini terdiri dari 48 baterai lithium polymer (LiPo) cell. Baterai ini digunakan sebagai pengganti polymer electolyte yang dihasilkan dari cairan electolylte.

Daya yang dihasilkan lebih tinggi dari batery lithium biasa sehingga sangat ideal untuk digunakan pada motor tersebut. Di mana menghasilkan tegangan sebesar 100V 32Ah, mampu mengeluarkan tenaga sebesar 600 A tetapi motor tersebut dibatasi hingga 200A, bobot motor seberat 48 pound.

Power yang dihasilkan dari baterai dialirkan melalui rear hub sebesar 11kW ke mesin Enertrac yang menggunakan Sevcon Gen 4 motor controler. Torsi dari motor tersebut cukup bagus walaupun motor ini tidak menggunakan gearbox sehingga bisa mengurangi hilangnya power.

Untuk suspensi depan menggunakan garpu motor Suzuki RMZ 250 lansiran 2005 dan headstock serta rear swing arm diambil dari motor Suzuki RM 125 1995. Alan mendesain dan membangun segalanya sendiri termasuk struktur pada monoshock dan skeletal trellis frame yang digunakan.

 

Comments