Sunday, January 17, 2021

Fun Adveture Touring Merdeka WR 155, Cara Yamaha Ekspresikan Kemerdekaan

Yamaha Indonesia gelar Fun Adventure Touring Merdeka WR 155R, sebagai bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan RI Ke-75. Kegiatan itu diikuti media nasional menerabas area Hambalang, Bogor, pada Senin 17 Agustus 2020.

Fun Adventure Touring Merdeka

Para peserta pun mendapatkan pengalaman tak terlupakan merasakan ketangguhan dan keunggulan “The Real Adventure Partner” WR 155R.

Aktivitas touring #NaikYamahaAja ini dilakukan dengan menerapkan aturan protokol kesehatan yang ketat. Diawali di Flagship Shop Cempaka Putih Jakarta Pusat, dengan upacara peringatan kemerdekaan RI ke-75 yang diikuti oleh seluruh peserta touring. Selesai upacara, rombongan touring langsung memacu WR 155R melalui rute on road yang dilalui dengan nyaman didukung ban dual purpose yang handal.

Sampai ke Hambalang Hills, partisipan langsung menerabas berbagai kondisi rute di wilayah itu yang memiliki karakter off road seperti medan yang dipenuhi bebatuan, trek bumpy dan sempit yang mudah dilewati dengan WR 155R. Pembuktian ketangguhan WR 155R makin teruji saat melintasi tanjakan dan turunan yang dapat ditaklukan dengan keunggulan motor sport adventure itu.

”Acara yang digelar Yamaha kali ini cukup menyenangkan tapi juga serius. Pewarta benar-benar diajak menggali keunggulan WR 155R di dua medan berbeda. Terima kasih makin sukses Yamaha. Impresi tentang WR 155R, ground clearance WR 155R ternyata sangatlah berguna ketika motor ini dibawa ke jalur trabas. Di sisi lain motor ini menawarkan performa mesin yang lebih unggul. Saat menjajal baik di medan on atau pun off road WR155R memiliki akselerasi yang baik terlebih transmisinya sudah 6 speed, sehingga nafasnya lebih panjang. Motor ini unggul dari teknologi, karakter mesin, dan suspensi belakang. Pun menghadapi jalanan ibu kota, dengan karakter stop n go, motor ini juga terasa lebih sigap. Suspensi depan meski masih teleskopik, dan suspensi belakang WR 155R sangat nyaman digunakan untuk melibas jalanan rusak dan berlubang di Jakarta. Bahkan getaran yang dihasilkan pun terasa minim ketika melibas medan berlubang dan berlumpur di jalur off road Hambalang. Soal handlingnya, saat motor digeber di kecepatan 80 km/jam ke atas, motor masih anteng terutama minim getaran di bagian setang,” ungkap Ridwan Arifin, salah satu peserta touring ini.

Latest Update