Radiator Motor

Ganti Air Radiator Setiap 12.000 Kilometer

Jangan sepelekan hal kecil ini, jika Sobat Zonbie mempunyai motor yang ada water coolantnya, harus diganti air radiator tersebut setiap 12.000 kilometer. Ini alasan perawatannya.

Radiator bisa juga disebut dengan pendingin cair yang bertugas untuk menjaga suhu mesin agar tetap berada dibawah 80 derajat celcius. Air radiator direkomendasikan agar diganti setiap 12.000 kilometer sekali.

Radiator pada mesin terbukti dapat meredam panas. Komponen seputar ruang bakar, mulai dari blok hingga silinder head di selubungi air yang bergerak di dalam water jacket.

“Salah satu yang menentukan cepat atau lamanya masa penggantian adalah tingkat panas di dalam mesin. Kompresi tinggi atau mesinnya tertutup cover bodi seperti skubek akan lebih cepat penggantian air radiatornya,” kata Edi, pemilik Edi Radiator Service di Margonda Raya, Depok.

Menurutnya, tingkat didih air radiatornya makin lama menurun. Ia memberikan contoh 120 derajat celcius baru mendidih, seterusnya lama kelamaan 100 derajat celcius sudah mendidih.

“Makanya jadi berkurang dan kemampuannya meredam panas jadi menurun,” katanya.

Penggantian ini tentunya harus dilakukan di bengkel resmi sepeda motor Sobat Zonbie. Atau Sobat Zonbie bisa melakukannya sendiri dengan cara sebagai berikut,

Siapkanlah 2 botol coolant 500ml. Kemudian, buka cover radiator tersebut dengan menggunakan kunci T. Selanjutnya Sobat Zonbie bisa mempersiapkan wadah untuk menampung air radiator tersebut yang akan dikuras. Lalu lepaskan baut pembuangan dengan menggunakan kunci bintang 5 dan jangan lupa lepaskan juga tutup radiator agar airnya lancar saat mengalir.

“Isi coolant yang baru setelah air radiator tersebut terkuras habis. Langkah berikutnya adalah pasang kembali baut pembuangan dan tuangkan coolant sampai penuh. Usai ini barulah pasang kembali tutup radiatornya. Jangan lupa isi reservoir tank alias tabung cadangan dengan coolant itu,” ujarnya.

Comments
Shares