Ganti Per Kopling After Market, Perhatikan Hal Ini

Per kopling jadi salah satu komponen yang diganti untuk mendongkrak performa motor. Per kopling after market atau per kopling racing jadi pilihan. Tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memilih per kopling after market mengingat banyaknya merek per kopling yang ada di pasaran.

Kuswoyo mekanik sekaligus pemilik bengkel Black Engine menjelaskan beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menjatuhkan pilihan per kopling after market

“Per Kopling racing atau after market itu banyak banget mereknya, tapi nggak semua yang namanya per kopling racing itu bagus. Jadi harus jeli,” buka Kuswoyo.

Loading...


Dituturkan Kuswoyo, dalam memilih per kopling racing harus perhatikan tingkat kelenturan per. Per koling dengan kelenturan yang baik bisa dilihat secara fisik yakni jarak pegas yang renggang dan ukuran ulir per yang besar. Semangkin renggang dan besar pegas ulir per semangkin keras.

“Per kopling yang bagus bisa dilihat dari fisik, yaitu jarak pegas per harus lebih renggang dan ulir per juga besar. Semangkin renggang pegas dan semangkin besar ulir maka daya dorong per semangkin keras dan cepat mendorong kampas kopling. Jadi efeknya tarikan motor lebih spontan dan responsif,” jelas Kuswoyo.

“Daya pegas per kopling juga jangan terlalu keras, bukan berarti keras itu bagus, kalo per kopling terlalu keras bisa bahaya, yang ada bikin rusak rumah kopling. Kalau terlalu lembek juga jangan, karna tarikan motor jadi kurang,” tambah Kuswoyo.

Loading...


Selain itu, material per kopling juga sangat penting. Menurut Kuswoyo, material per kopling yang bagus adalah yang anti panas. Karena banyak per kopling yang secara fisik daya lentur keras namun saat dipakai jadi lembek karena tak tahan panas. Kalau seperti itu per akan lambat mendorong kampas kopling sehingga berpeluang terjadinya slip. Prat