Gara-gara Vespa

Gara-gara Vespa Pria Ini Menemukan Pasangan Hidupnya

Scooter vintage bermesin 2 tak asal Italia telah mendarah daging pada diri Sandy. Dia sangat mengidolakan kendaraan yang satu ini baik bentuknya, suaranya dan keindahannya. Ia memiliki passion yang tinggi pada Vespa vintage. Bengkel SS. Scooter Engineering adalah tampatnya “bercinta” dengan Vespa.

 

 

Berawal pada tahun 90-an saat ia tinggal di Inggris, Sandy sudah dikelilingi oleh para komunitas motor khususnya Vespa. Sandy besar di lingkungan skuter scene, bukan hanya sekedar membicarakan mesin 2 tak, namun sebuah kebudayaan yang ada di sekitarnya, seperti musik, tarian, perbedaan, kultur dan pengkultusan.

 

Ketika musim dingin akan segera berakhir, Sandy menghabiskan waktu dan uangnya untuk membangun dan memperbaiki Vespa dengan tujuan mengikuti konvoi bersama 1000 pengguna Vespa vintage di kotanya. Sayang, keinginan ikut konvoi untuk pertama kalinya kandas lantaran ia tak bisa menyelesaikan pekerjaannya memperbaiki Vespa. Dengan penuh penyesalan, selama beberapa jam ia hanya bisa menyaksikan konvoi ribuan scooter vintage dari atas trotoar. Ia hanya bisa menyaksikan kepulan asap, mendengarkan jeritan khas sooter 2 tak dan memandangi orang-orang yang mengendarai Vespa tersebut.

Comments
Shares