Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.
Wednesday, December 2, 2020

Gaya Riding Harian Pebalap AHRT Tidak Seperti di Sirkuit Sob!

Meskipun mereka merupakan para pebalap pilihan, gaya riding harian mereka bisa menyesuaikan saat di jalan raya.

Galak di sirkuit, sopan di jalanan umum. Inilah prinsip yang dipegang teguh para pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang tergabung di Astra Honda Racing Team (AHRT). Bagi mereka yang sudah cukup umur berkendara di jalan, agresivitas di trek tak harus menjadi budaya saat berbagi ruas dengan pengendara lain di jalan raya.

Pengalaman Lucky Hendriansya di ajang balap misalnya, mampu mengantarkannya sebagai salah satu pebalap yang disegani di ajang Asia Road Racing Championship. Namun, status pebalap 20 tahun asal Pangkejene, Sulawesi Selatan, itu tak membuatnya lupa diri. Dia dengan tegas menyatakan tidak untuk ugal-ugalan di jalan raya.

”Di sirkuit kita dituntut selalu memacu sepeda motor dengan cepat karena sifatnya kompetisi. Itu pun menggunakan safety gear yang mendukung. Berbeda dengan berkendara di jalanan umum, kita harus memikirkan pengendara lain dan diri kita juga. Banyak rambu-rambu yang harus ditaati,” ucap Lucky yang biasa menggunakan Honda Scoopy.

Sepeda motor hadiah dari salah satu kejuaraan balap lokal pada 2015 itu menjadi kendaraan favorit Lucky yang digunakan hingga sekarang. Jaket, helm, sepatu, dan sarung tangan menjadi peranti wajib yang selalu digunakan saat berkendara harian. ”Dinikmati saja berkendara hariannya. Jika memang hobi ngebut, silakan daftar di Astra Honda Racing School,” katanya.

Delvintor Alfarizi bersama AHRT, menyandang status sebagai Juara Nasional Motocross MX2. Adel, sapaan akrabnya, dikenal tangguh dan ”galak” di sirkuit tanah. Namun, gaya berkendara hariannya berbanding terbalik. Dia lebih suka naik motor santai menggunakan Honda BeAT.

Pada akhir pekan, Adel kerap menyempatkan dirinya untuk menikmati waktunya dengan riding santai. Helm, jaket, dan sepatu tak pernah lepas saat berkendara di jalan raya. ”Di sirkuit, kecepatan nomor satu. Di jalan, keselamatan yang utama. Jangan terburu-buru, nikmati perjalanan,” pesannya.

Rheza Danica Ahrens dan Irfan Ardiansyah, dua pebalap AHRT yang seharusnya berlaga di Asia Road Racing Championship kelas SS600 tahun ini yang tidak terlaksana karena pandemi, banyak beraktivitas menggunakan sepeda motor untuk harian. Keduanya adalah fans Honda Vario. Rheza suka Honda Vario 150, sementara Irfan lebih memilih Honda Vario 125.

Rheza mengatakan saat dirinya bersiap melaju di jalan umum, kondisi sepeda motor dipastikan prima terlebih dahulu. Badan sehat, dan selalu menggunakan perlengkapan safety. Sedangkan Irfan menyatakan selalu berkendara harian dengan normal, dan terpenting saling respek terhadap pengguna jalan yang lain.

”Selalu berhati-hati, tetap waspada, karena banyak pengendara lain yang belum tentu mematuhi aturan,” timpal Irfan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Update

Kymco KRV 180 Bakal Jadi Pesaing NMax dan PCX Nih!

Tak hanya meluncurkan Kymco DT X360 dan Kymco F9, pabrikan motor asal Taiwan ini juga meluncurkan skuter matik terbarunya yang bernama Kymco KRV 180. Kymco...

Kymco F9, Skuter Listrik Bergaya Futuristik Resmi Meluncur

Pabrikan skuter asal Taiwan, Kymco, secara global meluncurkan beberapa produk terbarunya. Salah satu produk terbarunya adalah Kymco F9. Kymco F9 merupakan skuter listrik terbaru Kymco...

Pakai MaxxWire, Tenaga dan Torsi Yamaha Aerox Langsung Naik Dari RPM Rendah

Pakai MaxxWire bikin tenaga mesin motor meningkat ? Seperti Zonbie informasikan melalui artikel sebelumnya tentang sebuah perangkat kabel yang mampu mendongkrak tenaga mesin sejak...

Kymco DT X360 Resmi Meluncur, Cakep Banget Sob!

Sempat diduga sebagai Kymco CV2, rupanya jawaban video teaser yang ditayangkan oleh Kymco beberapa waktu lalu adalah diluncurkannya Kymco DT X360. Kymco DT X360 hadir...

Mabscoot Sumbangkan Vespa Untuk Pak Husen

Mabscoot sumbangkan sebuah Vespa PX kepada Pak Husen. Raut kegembiraan terpancar dari wajah Pak Husen kala menerima Vespa berkelir merah tersebut. Cerita berawal dari seorang...