'Bahaya LGBT'

HDCI dan Muslim Bikers Indonesia Bogor Gelar Talkshow ‘Bahaya LGBT’

Pada akhir pekan lalu Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bogor bersama dengan Muslim Bikers Indonesia (MBI) Bogor dan beberapa klub motor lainnya adakan sebuah kegiatan talkshow dengan tema ‘Bahaya LGBT’ . Kegiatan ini dilaksanakan di Lippo Mall Keboen Raya Bogor, Bogor, Jawa Barat (9/12).

'Bahaya LGBT'

Mengutip dari heibogor.com, menurut panitia penyelenggara, latar belakang diambilnya tema ‘Bahaya LGBT’ pada talkshow ini disebabkan banyaknya kejadian bencana alam. Bencana tersebut merupakan teguran dari Tuhan yang disebabkan adanya perilaku menyimpang dari umat-Nya

“Salah satu faktornya karena maraknya perilaku LGBT di mana-mana. Azab bagi prilaku LGBT itu, bukan saja menimpa perorangan tapi menimpa suatu daerah. Jadi, kita yang tidak tahu atau membiarkannya juga akan kena imbasnya. Itu penilaian dari sudut agama. Karena itu, kita tidak ingin LGBT ini berkembang,” kata salah satu panitia acara, Felix Niko Novianto.

'Bahaya LGBT'

Felix menjelaskan, sedikitnya ada 110 komunitas biker se-Jabodetabek, Cianjur, Sukabumi dan Bandung, hadir di acara ini. Sebagai pembicara pihaknya mengundang praktisi kesehatan jiwa, dr.Prianto Djatmiko, dan Pembina Yayasan Imam Malik bin Anas dari ponpes Aladzievie, Ustaz Subhan Bawazier.

“Ini adalah konsep baru acara yang digagas HDCI Bogor dengan mengusung tagline Road To Hijrah. Rencananya Road To Hjrah akan diadakan secara rutin dengan mengangkat permasalahan sosial dengan sasaran target peserta anak-anak motor yang ada di seputaran Jabodetabek,” terangnya.

Ia melanjutkan, dari sisi medis perkembangannya LGBT di Jawa Barat semakin membesar. Berdasarkan Data dari Dinkes Kota Bogor, hingga Desember 2017 ada 2495 orang yang termasuk dalam kelompok LGBT. Sebagian di antaranya mereka sudah positif mengidap HIV AIDS.

“Itu sangat memprihatinkan buat kita. Jadi, kita ingin melakukan pencegahan. Karena LGBT adalah sebuah penyakit tapi masih bisa untuk disembuhkan. Sama halnya seperti orang yang merokok. Jika belum ada niat berubah dan masih bersama orang yang merokok, maka akan sulit merubahnya,” ungkap Felix.

Comments
Shares