Helm Pakai Tear Off Undang Bahaya, Kok Bisa?

Tear off pada helm sejatinya digunakan oleh para pebalap untuk menghindari kontak langsung antara kerikil dengan visor. Tujuannya untuk mencegah visor lecet yang ujung-ujungnya dapat mengganggu pandangan pebalap.

Namun bagi helmet lovers di Indonesia, peranti tear off diaplikasi pada helm mereka sebagai penunjang gaya. Hal ini yang dimanfaatkan oleh banyak toko helm yang menyediakan tear off ‘gaya’ dengan bermacam warna dan harga yang terjangkau.

Sayangnya, aplikasi tear off warna-warni tersebut terkadang salah kaprah dan justru mengundang bahaya. Bahkan bisa mengundang bahaya saat tear off warna-warni diaplikasi pada visor berwarna gelap alias dark visor.

“Wah, ini justru berbahaya, terutama saat malam hari. Karena cahaya yang masuk ke pengendara akan sangat sedikit,” jelas Henry Tedjakusuma, Direktur PT Tarakusuma Indah selaku pemegang merek KYT Helmet.

Henry menjelaskan jika bentuk tear off yang asli itu berlapis-lapis. Karena tujuannya memang untuk menghindari lecet pada visor. “Jadi bisa dilepas tiap layernya,” ucapnya

Lebih lanjut, menurutnya yang membuat gelap atau warna itu terletak pada visornya. Sedangkan tear off nya tetap bening. Jadi kalau pun mau memakai tear off, sebaiknya pilih yang bening saja Sob.

Comments
Shares