HSFCI Bekasi Ajak Masyarakat Awasi Pengendara Di Bawah Umur

Pengendara di bawah umur fenomena yang semakin banyak dan juga dianggap biasa, baik di kota besar maupun di desa, semakin lazimnya fenomena ini, kini tidak hanya pelajar SMA, bahkan juga SMP dan SD. Akibatnya tidak sedikit terjadinya kecelakaan yang disebabkan dan dialami oleh para pengendara di bawah umur.

Melihat kenyataan itu semua, para biker anggota dari HSFCI (Honda Streetfire Club Indonesia) Bekasi merasa perlu memberikan informasi kepada masyarakat bahayanya berkendara untuk anak di bawah umur. Untuk itu mereka menggelar kampanye keselamatan berkendara di jalan(Road Safety Campaign), kali ini mereka menyasar pada kaum ibu di wilayah Bojong Menteng, Bekasi Timur (11/11).

Loading...


Bekerjasama dengan Forum Aksara, kegiatan ini dilakukan pagi hari usai ibu-ibu melakukan senam pagi, juga hadir Kanit Binmas Polsek Bekasi Timur Iptu. Yasnil Chan dari serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Jakarta Timur. Disini, masyarakat diberikan penjelasan bahayanya jika anak berkendara sebelum usia 17 tahun, serta ajakan untuk tidak membiarkan anak-anak mereka yang belum cukup umur berkendara.

Loading...


“Disini kami memberikan edukasi kepada masyarakat agar berperan aktif ikut menekan angka kecelakaan yang melibatkan pengendara masih di bawah umur, dengan melakukan pengawasan terhadap anak-anak mereka. Kami juga mensosialisasikan nomor darurat (emergency call 119) yang bisa dihubungi jika melihat atau terjadi kecelakaan di jalan,” ujar Bro Dadan dari HSFCI Bekasi selaku PIC acara ini.

Dalam kesempatan ini perwakilan dari Dinas Kesehatan Jakarta Timur menjelaskan mengenai pertolongan pertama bagi korban kecelakaan, kemudian cara penggunaaan nomor darurat 119.  Sebagai bentuk apreasiasi kepada peserta, diakhir rangkaian acara ditutup dengan pembagian doorprize, sedangkan bagi yang datang mengenakan safety gear lengkap diberikan hadiah khusus.

Loading...


Tidak hanya sekali, kembali hasil kerjasama dengan Forum Aksara, di tempat yang sama HSFCI Bekasi melakukan aksi keduanya, kali ini yang menjadi sasaran adalah anak-anak usia sekolah SD dan SMP Minggu pekan lalu (26/11). Anak-anak diberikan edukasi tentang keselamatan berkendara, peraturan berkendara, pengenalan rambu lalu lintas yang disampaikan oleh Citra dari Divisi Kegiatan RSA (Road Safety Association).

 

Loading...