Iannone Curhat Pengalaman Tunggangi Desmosedici

Walau dikenal terlalu agresif dan membahayakan, Andrea Iannone ternyata tak punya nyali sebesar anggapan khalayak. Dia justru punya kekhawatiran cukup tinggi terhadap tunggangannya.

Iannone yang akan membalap untuk Suzuki tahun depan mulai mengungkap pengalamannya selama menunggangi Desmosedici. Siapa pun setuju dalam 2 tahun terakhir ini kuda besi Ducati sangat kompetitif. Lajunya di lintasan lurus, seolah tak tertandingi oleh motor tim pabrikan lainnya. Buahnya, Iannone berhasil menjadi yang tercepat di sesi latihan pertama MotoGP Assen, Belanda (24/6/2016).

Namun, hal inilah yang justru membuat nyali Iannone sedikit ciut. “Bisa dibilang itu adalah hari yang positif dimana saya cepat di trek lurus. Saya juga sanggup menjaga kecepatan dengan konsisten. Di pagi hari juga saya hanya menggunakan satu set ban dsan bisa meningkatkan waktu di akhir sesi,” papar Iannone.

“Saya punya speed, tapi malah kesulitan selama mengendarainya. saat mengarahkannya (ke tikungan), saya membutuhkan rem depan lebih banyak dan tenaga yang lebih besar karena saya push dari awal sampai akhir balapan,” ungkapnya lagi

Meski begitu, Iannone harus terus menghadapinya. Walau keadaannya sulit karena harus start dari urutan buncit akhir pekan nanti, Iannone bisa berharap bisa mengontrol motornya lebih baik.

Comments