Friday, October 23, 2020

Ingin Konsumsi BBM Lebih Irit? Lakukan Gaya Berkendara Seperti Ini

Teknologi mesin bakar terus bertransformasi. Selain untuk menghasilkan performa yang lebih baik, juga sebagai upaya menakan emisi gas buang dan konsumsi bbm.

Salah satunya adalah teknologi pengkabutan bahan bakar injeksi yang menggeser sistem pengkabutan bahan bakar dengan karburator. Di Indonesia, teknologi ini pertama kali hadir pada tahun 2005. Faktanya, teknologi injeksi diklaim mampu menekan konsumsi bahan bakar hingga lebih dari 17%.

Dengan kata lain, selain bisa menekan konsumsi bahan bakar, teknologi sistem injeksi pun mampu menekan emisi gas buang yang keluar dari moncong knalpot.

Pun demikian, teknologi tersebut tentu akan kurang terasa manfaatnya jika tak dibarengi dengan gaya berkendara yang baik dan tak agresif. Untuk itu, ada beberapa cara yang bisa diterapkan agar konsumsi bbm dan emisi gas buang bisa ditekan :

Jangan Buka Gas Secara Spontan

Hindari buka gas secara spontan. Cukup dipuntir perlahan dengan kecepatan simultan agar semburan bahan bakar yang keluar dari injector tak mengalir deras.

Sesuaikan Putaran Mesin

Sesuaikan putaran mesin dengan kondisi jalan. Gunakan putaran mesin rendah saat kondisi jalan sedikit padat dan naikkan perlahan saat jalanan mulai lancar.

Jaga Kecepatan Konstan

Gunakan kecepatan konstan baik di putaran mesin rendah atau tinggi. Mempertahankan kecepatan konstan di putaran mesin rendah akan mengurangi penggunaan rem. Manfaatkan deselerasi putaran mesin dan lakukan pengereman secara perlahan. Karena pengereman setelah melakukan akselerasi membuat energy terbuang sia-sia.

Atur Posisi Duduk Yang Benar

Duduk di posisi yang benar membuat tubuh tepat berada di center of grafity sepeda motor, atau tidak duduk terlalu ke belakang atau terlalu ke depan. Dengan demikian, bobot pengendara juga akan terbagi dengan rata ke seluruh bagian kaki-kaki motor.

Hindari Modifikasi Berlebih

Jika ingin memodifikasi motor, lakukan secara normal dan tak belebihan. Milsanya mengganti ban; gantilah dengan ukuran yang masih dalam batas anjuran. Atau mengganti knalpot standar dengan knalpot racing serta mengganti roller CVT dengan ukuran yang jauh lebih besar atau kecil. Perubahan itu jelas akan memengaruhi kerja mesin dan berimbas pada konsumsi bahan bakar.

Harus dipahami juga, agar upaya menekan konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang bisa mencapai hasil maksimal, motor perlu didukung dengan kondisi komponen dan mesin yang prima. Karena itu jangan lupa untuk melakukan perawatan motor secara berkala agar semua komponen motor tetap dalam kondisi yang prima.

 

Latest Update

Filter Ferrox Ninja ZX-25R Laku Keras!

Kawasaki Ninja ZX-25R yang hadir beberapa waktu lalu, sangat laris keras. Hal ini dibarengi juga dengan filter Ferrox Ninja ZX-25R, sebagai komponen after market...

(VESPA PRIMAVERA) RED Hadir Untuk Bantu Melawan HIV/AIDS

Setelah sebelumnya hadir melalui Vespa 946 RED, Vespa kembali bekerjasama dengan Global Fund RED dengan menghadirkan (VESPA PRIMAVERA) RED. Vespa telah menjalin kemitraan penting dengan...

Honda Genio Tampil Atraktif Dengan Grafis Baru

PT Astra Honda Motor hadirkan Honda Genio dengan tampilan baru. Honda Genio kini tampil lebih atraktif dengan penyematan grafis bergaya classy fun sport dan...

Kopdar Cari Keringat, ALEXIS Sparing Futsal Lawan HPCI Surabaya

Arek Lexi Surabaya (ALEXIS) kembali menggelar kopdar sambil olahraga futsal. Pada Kopdar cari keringat kali ini, ALEXIS tanding sparing melawan HPCI Chapter Surabaya. Setelah sebelumnya...

Paladyne E1000MP, Pistol Pengacau Drone Nakal

Drone Defence hadirkan Paladyne E1000MP, sebuah pistol pengacau drone yang akan mengamankan aset Sobat Zonbie dari gangguan drone nakal yang dimanfaatkan oleh orang yang...