Ini Bedanya Honda Forza Thailand dan Indonesia

Meski diimpor utuh (CBU) dari Thailand, ternyata perbedaan antara Honda Forza versi Negeri Gajah Putih tersebut dengan model di Indonesia yang meluncur pekan lalu terbilang cukup signifikan. Terutama dari sektor mesin dan kelengkapannya. Seperti apa? Yuk, kita tengok Sobat Zonbie.
Perbedaan paling besar ada di kapasitas mesinnya. Di sana, Forza memiliki mesin 300cc. Di Indonesia, volumenya diturunkan menjadi 250cc untuk menyesuaikan regulasi. Meski demikian, basisnya tetap sama Sobat Zonbie.
“Perbedaannya di ukuran bore saja. Jadi yang beda ada ada silinder head, piston dan setting ecu. Selain itu, basisnya tetap sama dengan versi 300 cc,” buka Endro Sutarno dari divisi Technical Service PT Astra Honda Motor (AHM) sembari menyatakan sejauh ini Forza 250 dirancang untuk pasar Indonesia dan Jepang saja.
Diluar itu, ada juga perbedaan lain terkait standar emisi di Thailand yang lebih tinggi dari Indonesia. “Di Forza Thailand ada perangkat evaporator yang tidak terdapat di sini,” ucap Endro.
Pria ramah ini menjelaskan jika evaporator tersebut merupakan peranti untuk menghindari adanya uap bensin yang terbuang ke udara bebas untuk mereduksi efek buruk uap tersebut pada lingkungan. “Evaporator akan menyaring uap bensin di tangki dan memasukan ke ruang bakar lewat filter udara. Sehingga uap bensin langsung dimanfaatkan ke ruang bakar dan tidak mengontaminasi lingkungan,” urainya.
Sisanya, perbedaan terlihat pada detail braket plat nomor depan di Indonesia yang absen di model Thailand. Serta penggunaan ban IRC di sini. “Di Thailand pakai ban Pirelli,” pungkas Endro.
Sedangkan desain bodi, dimensi dan fitur semuanya sama persis dengan model di Thailand.
Comments
Shares