Ini Fungsi Dan Cara Kerja Ring Piston

ring piston
ilustrasi : Piston dan Ring Piston

Ring piston atau sering disebut juga ring seher merupakan salah satu komponen pada motor yang memiliki fungsi sangat penting.

Ring piston terpasang bersama piston, sesuai namanya ‘ring’ komponen ini berbentuk cincin dan memiliki diameter lebih besar dari piston.

Memiliki tekstur yang elastis jika dimasukan kedalam blok silinder dapat mengembang dan merapat.

Loading...


Umumnya ring piston terbagi menjadi tiga bagian, yaitu bagian paling atas, bagian tengah dan bagian paling bawah.

Baca Juga:

Aksesoris Footpeg Tambahan Yamaha Gear 125 Aman Gak Sih?

Loading...


United Luncurkan Motor Listrik E-Motor T1800

Ring piston paling atas merupakan ring kompresi, ring tengah sama dengan ring atas dan yang tengah merupakan ring oli.

Berikut detil fungsi, cara kerja ring piston yang sobat zonbie harus tau.

Loading...


FUNGSI RING PISTON

Berdasarkan letaknya, setiap bagian dari ring piston memiliki fungsinya masing masing.

Ring seher pertama atau yang paling atas berfungsi untuk menahan tekanan kompresi yang dihasilkan pada proses pembakaran.

Loading...


Fungsi ring kedua atau tengah adalah sebagai kompresi sekaligus menyapu pelumas atau oli liner.

Ring paling atas dan tengah juga berfungsi untuk menjaga kompresi mesin agar dapat menghasilkan daya ledak.

Sedangkan ring ketiga atau yang sering disebut ring oil berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan membawa pelumas untuk piston dan linernya. Ring ketiga ini menjaga oli di liner agar tidak ikut naik masuk pada ruang bakar.

Loading...


Secara keseluruhan, adanya ring piston atau ring seher pada motor memiliki tiga fungsi.

1.Mencegah kebocaran kompresi

Terletak di bagian atas ruang piston,  dan disebut sebagai ring kompresi. Ring ini berfungsi untuk mencegah terjadinya kebocoran kompresi dalam ruang bakar.

Loading...


Dimana ruang bakar sendiri berisi campuran antara udara dan bahan bakar.

Tinggi rendahnya tingkat kompresi dapat berpengaruh pada keadaan dan juga kinerja pada mesin. Jika kompresi mesin terlalu tinggi, maka mesin akan menjadi ngelitik.

Sedangkan jika kompresinya berkurang, akan mengakibatkan lost power atau tenaga berkurang.

Loading...


2.Mencegah masuknya oli mesin pada ruang bakar

Ring kompresi bagian tengah dan ring oli berperan untuk mencegah oli mesin masuk pada ruang bahan bakar.

Ring kompresi memiliki sisi luar berbentuk tirus yang menghadap ke dinding silinder. Sisi tirus ini akan menyapu oli mesin pada dinding silinder ketika ring piston bergerak turun.

Loading...


Sedangkan ring oli berbentuk seperti pegas dengan rongga oli di sekelilingnya. Adanya ring ini membuat dinding silinder tetap terlumasi, namun oli mesin tidak dapat menembus ruang bahan bakar.

3.Menyalurkan panas dari piston ke dinding silinder

Fungsi ring piston selanjutnya adalah dapat menyalurkan panas dari piston ke dinding silinder.

Loading...


Ring paling atas dan bagian tengah merupakan komponen yang ikut andil pada fungsi ini.

Piston motor sendiri memiliki permukaan yang menerima tekanan dan panas cukup tinggi.

Ring paling atas dan tengah akan menyalurkan panas dari piston ke dinding silinder. Hal ini membuat temperatur permukaan atas piston lebih stabil.

Loading...


CARA KERJA RING PISTON

Ring piston, bekerja dalam proses pembakaran, yaitu pada titik mati bawah dan atas.

Ketika dalam ruang bakar terjadi tekanan akibat gas buang, maka ring olI kemudian bekerja untuk mengembang ke bagian dinding silinder.

Loading...


Kemudian, saat ring piston bergerak dari posisi titik mati atas ke bawah, maka ring olI yang tadinya berada di atas akan berubah menjadi di bawah.

Pada posisi tersebutlah terjadi gesekan antara ring oli dan dinding silinder.

Saat ring piston bergerak dari posisi titik mati bawah menuju titik mati atas, maka saat itulah terjadi proses buang.

Loading...


Proses ini kemudian dimanfaatkan untuk menghasilkan kompresi yang sempurna.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here