Ini Kendala Builder Indonesia Saat Kontes di Ajang Internasional

Hadir membawa nama Indonesia di ajang kontes modifikasi dunia menjadi impian banyak modifikator Tanah Air. Namun ada kendala yang kerap menjadi halangan untuk unjuk gigi di kancah dunia. Seperti apa?

Seperti disampaikan Bimo Hendrawan, builder dari bengkel Bimo Custombikes yang baru saja bertolak dari ajang Motor Bike Expo (MBE) 2018 di Verona, Italia.

“Secara konsep, builder Indonesia tak kalah dibanding nama-nama dari Eropa, Amerika maupun Jepang. Terkadang malah ide kita lebih berani,” bukanya saat ditemui kemarin (31/1).

Loading...


Meski begitu, masih ada yang harus diperhatikan saat builder Indonesia memutuskan turun di kontes dunia.

“Kelemahan builder di Indonesia adalah finishingnya yang belum rapi. Ini harus lebih diperhatikan,” paparnya.

Loading...


Memang dirinya mekarena keterbatasan alat. Misalnya di sana sudah pakai mesin bubut CNC computerized, di sini masih pakai manual. Ini berpengaruh ke hasil akhir. Tapi menurutnya, meski kalah alat tapi finishing dari Indonesia masih bisa lebih baik lagi.

Selain itu, faktor mental juga jadi catatan. Jangan mentang-mentang builder lokal, jadi keburu takut ikutan ajang internasional karena tahun peserta-pesertanya dari builder terkenal dunia.

“Tak perlu minder karena ide dari builder Indonesia juga tidak kalah. Yang penting, jangan pernah cepat puas dan mau belajar untuk mengejar hasil lebih baik,” paparnya.

Loading...