Jangan Biasakan Bensin Kosong

Jangan Biasakan Bensin Kosong di Motor Injeksi Sob!

Wajib diperhatikan nih Sob! Jangan biasakan bensin kosong untuk motor injeksi. Akibatnya fatal, beberapa komponen motor bisa rusak loh!

Sistem pengabutan bahan bakar sepedamotor yang semula menggunakan karburator, saat ini telah beralih ke sistem injeksi. Meski sudah lebih canggih, ternyata ada beberapa kelemahan yang dimiliki oleh sistem injeksi ini.

Jika karburator masih mengandalkan gerak naik-turun piston untuk menggerakan skep karbu, maka sistem injeksi menggunakan sistem ECU (Electronic Control Unit) untuk mengatur jumlah semprotan bensin melalui injektor.

Baca juga : Penyebab dan Cara Mengatasi Aquaplaning

Salah satu keuntungan motor injeksi disebut, membuat konsumsi bahan bakar minyak menjadi lebih efisien. Sebab bahan bakar yang disemprotkan melalui lubang injektor, mengeluarkan partikel lebih kecil, sehingga lebih mudah terbakar.

Meskipun begitu, kebiasaan buruk yang dapat merusak komponen pada sistem pengabutan injeksi ialah membiarkan motor kehabisan bensin.

Akibatnya, akan terjadi masalah pada fuel pump atau indikator bensinnya jadi tidak beraturan.

Tangki bensin yang sudah mencapai indikator minim apalagi sampai kering, bisa merusak fuel pump. Pasokan bahan bakar dilakukan dengan sistem injeksi, menggunakan pompa yang berbentuk dinamo.

Komponen tersebut memerlukan pendinginan melalui bahan bakar pada kendaraan. Jika sampai habis, pompa akan bekerja lebih berat karena tak ada pendinginannya.

Bicara perawatan, meski komponen injeksi lebih canggih dan lebih simpel daripada karburator, bukan berarti sistem injeksi itu bebas perawatan. Nah jangan biasakan tangki bensin sampai kosong benar di motor injeksi ya Sob.

Comments
Shares