Konsumen FIFGROUP Wajib Tahu Hal Ini, Jika Kendaraan Ditarik Paksa Oleh Oknum Debt Collector

Debt Collector
Ilustarasi penarikan motor oleh debt collector / foto : wartakota.tribunnews.com

Kasus penarikan paksa kendaraan baik motor maupun mobil oleh oknum debt collector lantaran pemilik kendaraan melakukan tunggakan pembayaran cicilan, kini makin sering terlihat di media sosial.

Oknum debt collector melakukan penarikan paksa kendaraan dengan cara-cara yang dianggap melanggar hukum, atau dengan melakukan cara-cara kekerasan serta ancaman.

Kondisi tersebut tak jarang dimanfaatkan oleh para pencuri atau begal untuk merampas kendaraan milik orang lain dengan modus mengaku sebagai debt collector dari perusahaan pembiayaan.

Baca Juga :

Investasi Emas. Mau Belinya Secara Kredit di AMIGO Aja

Melihat kondisi seperti itu, FIFGROUP menggelar Webinar yang dihadiri oleh lebih dari 600 peserta, termasuk jajaran direksi dan manajemen FIFGROUP serta advokat dan mitra yang bekerja sama dengan FIFGROUP terkait penarikan kendaraan secara paksa oleh oknum debt collector.

Operational Director FIFGROUP, Setia Budi Tarigan, membuka acara webinar - Debt Collector
Operational Director FIFGROUP, Setia Budi Tarigan, membuka acara webinar

Dalam webinar tersebut FIFGROUP menghadirkan narasumber dari pihak kepolisian, yaitu Penyidik Madya Bareskrim Polri, Kombes Pol Ario Gatut Kristianto dan Ahli Hukum Pidana dan Akademisi, Dr. Chairul Huda, S.H., M.H.

Selaku pelaku usaha yang bergerak di bidang pembiayaan, manajemen FIFGROUP selalu berupaya mengedepankan cara-cara yang sejalan dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Serta berupaya memitigasi terjadinya perbuatan-perbuatan yang berpotensi menjadi pelanggaran ataupun termasuk ke dalam perbuatan melawan hukum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here