Kawasaki W175 Cocok Disebut Binter Merzy Jaman Now, Kenapa?

Sobat Zonbie masih ingat sosok motor Kawasaki KZ200, alias Binter Merzy? Apa jadinya kalau Binter Merzy lahir kembali di ‘jaman now’, dengan bodi lawas dan mesin yang juga berteknologi jadul (jaman dulu)? Nah, Kawasaki W175 jawabannya.

Pasalnya, meski W175 baru meluncur di Indonesia bulan ini (18/11), tapi teknologi dan tampilannya malah mirip Binter Merzy yang hadir di era 80-an Sobat Zonbie.

Tak percaya? Kita mulai dari tongkrongannya yang mengandalkan tampilan klasik Sobat ZOnbie. Hal ini diwakili lewat penggunaan headlamp bulat, tangki teardrop, spidometer analog dan knalpot model peashooter.

Selain itu, fitur rem W175 yang mengombinasikan cakram di depan dan tromol di belakang. Lalu kaki-kakinya ditunjang dengan pelek jari-jari 17 inci dengan suspensi depan teleskopik berpelindung tabung dan double sokbreker di belakang.

Mesin Kawasaki Eliminator 175

Dari sektor mesin, Binter Merzy dibekali tipe 4-tak 200 cc berpendingin udara dan sistem bahan bakar karburator. Nah, teknologi mesin yang sama juga masih dipasang di W175 Sobat Zonbie. Karena mesinnya masih 4-tak pendingin udara dengan sistem karburator VM24. Hanya saja, volume mesin W175 lebih kecil, yakni 177 cc saja.

“Basic engine (W175) betul dari Eliminator 175, tapi kita refresh lagi. Kita yakin dengan harga Rp 30 jutaan. pasti akan makan kue cukup besar di pasar 30 jutaan. Harapannya dengan hadirnya motor ini akan membuat pasar baru di industri motor Indonesia,” ucap Deputy Head Sales & Promotion Division Kawasaki Motor Indonesia, Michael Chandra Tanadhi.

Oiya, buat yang berminat pada W175 tak perlu berburu dan membangun ulang layaknya membeli Binter Merzy yang makin langka. Karena W175 cukup ditebus Rp 29,8 juta (on the road Jakarta) untuk model standar berkelir Pearl Crystal White.

Serta ada varian Special Edition dengan tiga varian warna, yakni Metallic Spark Black, Metallic Matte Covert Green, dan New Silver yang dibanderol Rp 30,8 (on the road Jakarta).

Comments
Shares