Ganjil-Genap

Komentar Bikers Tentang Aturan Ganjil-Genap Untuk Motor

Wacana pemerintah DKI Jakarta yang akan memberlakukan perluasan wilayah ganjil-genap dan berlaku untuk sepeda motor, mendapatkan beragam komentar dari para Bikers.

Para Bikers tersebut umumnya merasa keberatan dengan adanya aturan tersebut. Disebabkan sebagai alat transportasi, sepeda motor dianggap merupakan kendaraan yang paling efisien, ekonomis dan mudah.

“Sangat tidak setuju, selain memberatkan bagi pemotor tentu juga akan menyusahkan para pengemudi ojek online. Masa mereka harus mencari nafkah dua hari sekali?” Ujar Sist Echa dari Slow Riders Independent.

Sependapat dengan Sist Echa, Bro Ade dari White Max Owners berpendapat “Enggak setuju, ini akan berdampak makin memperjelas mana si kaya, mana si miskin. Ini Indonesia Bung! Mobil dan motor makin mudah dapetinnya. Kalau mau mahalin biaya beli motor atau mobilnya. Ga usah tanggung-tanggung.”

Lain halnya dengan Bro Tony dari ONC Tangsel yang mengungkapkan “Setuju tapi harus benar-benar ada kebijakan yang jelas dalam penerapan Perda tersebut. Semisalnya transportasi publik yang harus semakin lebih baik lagi dalam segi pelayanan, tidak ada pilih kasih dalam penindakan pelanggaran. Terkesan kejam memang tapi ini merupakan salah satu upaya mengurangi dampak kemacetan dan berubah dari negara berkembang menuju negara maju karna kemajuan sebuah negara adalah upaya bersama.”

Sama halnya dengan Bro Ary Ndut, Bro Mamet, Bro Agoosh dan Bro Ridwan yang tim zonabikers.com tanyakan di grup Suzuki Motorcycle Club (SMC). Ketiganya pun menyatakan setuju, dengan catatan harus banyak dilakukan perubahan dan perbaikan oleh Pemerintah.

“apapun hasilnya jika sudah menjadi aturan bersama maka kita wajib mematuhi nya.” ujar Bro Agoosh.

Sementara itu komentar tidak setuju disampaikan oleh beberapa Bikers yang juga berprofesi sebagai pengemudi ojek online.

“Kalau diadakan gage buat motor saya yang krja jadi driver ojol engga setuju, karena menurut saya susah juga ribet harus cari jalan lain untuk mnuju lokasi tujuan. Yang harusnya bisa lebih dekat ini malah harus muter jauh.” Ujar Bro Zheemyboy dari Helmet Brothers.

Bro Saddam dari NWI Tangsel, bikers yang juga menyambi sebagai Ojol mengusulkan agar ada kebijakan khusus bagi ojol “misal yang menggunakan atribut ojol lengkap atau dilengkapi stiker khusus boleh lewat” usulnya.

Penerapan Perluasan Gage sebagai bentuk implementasi dari Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara yang telah ditandatangani Kamis, 1 Agustus 2019. Sebab, diketahui Jakarta telah menjadi kota dengan udara paling tercemar di dunia. Penyumbang polutan terbesar adalah kendaraan bermotor termasuk sepeda motor.

Comments
Shares