Main PUBG Habiskan Rp 311 Juta, Remaja Ini Dipaksa Kerja di Bengkel Skuter

PUBG

Siapa yang tak kenal game Battle Royal PlayerUnknown’s Battlegrounds atau PUBG Mobile yang lagi hype saat ini. PUBG bisa dimainkan bersama 100 orang sekaligus secara online dan 100 orang tersebut harus bisa bertahan hidup di sebuah pulau dengan membunuh pemain lainnya.

Permainan yang dibagi dalam squad 4 orang, duo, dan solo, menawarkan imajinasi menjadi serdadu terbaik yang mampu melumpuhkan lawannya dengan beragam senjata.

Sejak pertama dirilis pada 2017, PUBG Mobile semakin popular dan mampu meraup keuntungan triliunan rupiah tiap bulannya. Salah satu penyumbangnya datang dari remaja asal India ini yang menggunakan uang orang tuanya sebanyak 16 Lakh atau sekira Rp 311 juta. Bukan maiiin.

Uang tersebut digunakan untuk membeli UC (unknown cash) mata uang virtual dalam game PUBG Mobile. Dengan mata uang virtual tersebut, pemain bisa mendapatkan beragam skin atau aksesosoris yang didesain sedemikian rupa sehingga pemain bisa tampil beda dengan para pemain dengan skin gratisan. Biar dibilang Sultan.

Uang virtual tersebut juga bisa digunakan untuk mengikuti beragam kampanye yang digelar PUBG Mobile.

Tapi permasalahannya adalah, remaja berusia 17 tahun asal Kharar, Punjab, India itu menguras tabungan orang tuanya tanpa orang tuanya ketahui. Padahal tabungan yang dikuras dari 3 rekening orang tuanya akan digunakan untuk biaya pengobatan orang tua dan masa depan si anak.