Mau Touring Keluar Negeri? Ini Dokumen Yang Diperlukan

Saat ini, sudah cukup banyak bikers asal Indonesia yang touring antar benua. Seperti Mario Iroth dan JJ Polnaja yang kerap bolak-balik keliling dunia. Serta yang terakhir, ada Stephen Langitan yang menempuh jarak Jakarta-London.

Selain fisik, motor dan dana, ada beberapa dokumen yang dibutuhkan untuk memperlancar perjalanan. Apa saja? Yuk, simak Sobat Zonbie.

Sebelum perjalanan ini, Stephen mengaku harus menyiapkan 3 dokumen penting sebelum melakukan perjalanan, yang pertama yaitu passport yang membuatnya dapat masuk ke tiap Negara, SIM International yang bisa diurus di kantor Polisi MT Haryono Jakarta dengan biaya administrasi Rp300.000.

Kemudian Carnet de Passangers en duoane sebagai dokumen yang membuat motor Versys-nya bisa masuk tiap Negara. Carnet ini harus diurus di IMI atau Ikatan Motor Indonesia. Bisa dapat informasi lengkapnya di website IMI.

“Surat Carnet de Passangers en duoane yang diedarkan oleh FIM akan berguna saat memasuki negara-negara Asia. Dokumen tersebut berisi keterangan mengenai nomor rangka dan mesin, yang akan dicocokan oleh pihak Bea Cukai di sana,” urai Stephen.

Selain dokumen-dokumen itu, Ia juga mempersiapkan 5 visa, yaitu Visa India, Pakistan, Iran, Schengen, dan Inggris. Selebihnya Ia menggunakan Visa on Arrival. Seperti yang dilakukannya saat memasuki Nepal.

Menariknya, jika dokumen Carnet de Passangers en duoane sangat dibutuhkan di Asia, maka lain lagi aturan di Eropa. “Di sana lebih membutuhkan adanya dokumen asuransi. Saya mengurusnya di Iran saat menuju perbatasan Turki. Sepanjang Eropa, hanya asuransi yang dicek,” tutupnya sembari menyatakan, jangan lupa juga mengurus shipping motor jika tak berniat riding kembali ke Jakarta.

Comments
Shares