Memberi Kode Adanya Razia

Memberi Kode Adanya Razia di Jalan Raya Bisa Didenda Rp 17 Juta

Kala berkendara, membantu sesama pengendara itu sangat baik. Namun, apa jadinya kalau memberi kode membantu pengendara lain menginformasikan adanya razia di jalan raya?

Mengutip media Inggris The Sun, memberi kode adanya razia di jalan raya di Inggris dianggap melanggar hukum. Kode biasanya dilakukan dengan mengedipkan lampu, yang memberikan kode tersebut pun bisa dikenakan denda yang tidak sedikit Sob.

Baca juga : Razia Kenalpot Bising Makin Gencar Dilakukan Polisi

Di Inggris, memberikan kode kepada pengendara lain dianggap melanggar pasal 89 Undang-Undang Kepolisian 1996, pasalnya tindakan itu merupakan bentuk pelanggaran yang dengan sengaja menghalangi tugas seorang Polisi.

Tak hanya itu, aturan tersebut juga berlaku ketika pengendara memberi kode adanya speed trap atau alat untuk membaca kecepatan kendaraan, bagi pelanggar yang tertangkap pastinya akan dikenakan sanksi berupa denda.

Tidak main-main, denda maksimum jika melanggar aturan tersebut mencapai GBP 1000 atau jika dikonversi ke Rupiah dendanya sekitar Rp17,8 juta (kurs GBP 1 = Rp17.817), bahkan dalam beberapa kasus yang berat, ketika ketahuan menghalangi kerja seorang petugas polisi, pelanggar bisa dipenjara selama satu bulan.

Bagaimana di Indonesia? Sepertinya belum ada aturan yang berkaitan dengan hal ini. Bisa kita lihat, bahkan di jalur busway pelanggar bisa bergotong royong menggotong keluar motor dari jalur busway agar tidak terjaring razia.

Semoga saja aturan berlalu lintas di Inggris ini bisa juga diterapkan di Indonesia. Demi terciptanya lalu lintas yang aman dan nyaman, serta menekan angka fatalitas kecelakaan di jalan tentunya.