Meski Minimalis, BMW GS Custom Ini Tetap Tampil Garang

BMW GS tidak seperti layaknya sebuah ‘Karpet Terbang’ yang dalam pengoperasiannya menggunakan telepati. Setelah beberapa generasi dan perbaikan-perbaikan yang dilakukan pada sasis, mesin dan suspensinya, motor ini terbilang unik desain komponen-komponennya sehingga motor tersebut tampak berat dan tampak kurang bagus pada handling-nya, tampilannyapun jauh dari klasik dibanding motor-motor BMW yang lainnya.

Tujuan dari membangun motor BMW GS ini adalah membuatnya menjadi sebuah motor yang minimalis, ringan dan bergaya klasik. Tidak hanya tangguh dan gampang dikendarai saja, namun juga meiliki tampilan yang lebih bagus.

Proyek pembangunan tersebut dimulai dari membongkar motor secara keseluruhan, hampir semua komponen pada motor tersebut terbuat dari metal, berbeda dengan R1150GS yang masih menggunakan teknologi full-titl plastic. mesin diperbaiki kembali, telelever pada suspensi bagian depan dan Paralever driveshaft pada bagian belakang serta suspensinya diperbaharui pula.

Selain hal tersebut diatas, motor ini juga dibuat sesimpel mungkin agar mudah perawatannya serta lebih tangguh. Bobot motor dikurangi dan beberapa komponen ada yang dimodifikasi, antara lain fuel system baru dipasang dan diletakkan dengan menggunakan AN Fitting dan hoses sehingga dry brake bisa dengan mudah membuka tangki dengan cepat. Dipasang pula hot rod fuel pump, filter baru, dipadukan dengan adjustable aerospace grade fuel preasure regulator, fuel injection dibuat lebih tinggi, jelectronik jet kit yang mengontrol bahan bakar, serta air-fuel ratio gauge untuk memontor pengaturan secara real time.

Filter K&N Pod dipasang, header pipe dilapisi ceramic coating, Y-pipe dibuang dan diganti free-flow unit Garage high exhaust. Serta oil cooler diposisikan lebih rendah yang dipasang di depan mesin. Sistem kelistrikannya dirancang ulang, dengan membuang 90 persen kabel-kabel aslinya dan menggunakan kabel-kabel baru yang mengontrol stock ECU dengan motorgadget M-unit blue. Speedo meter menggunakan motogadget chronoclasic warna gelap dan motogadget oli preasure desain sederhana yang langsung bisa dikontrol melalui aplikasi di smartphone.

Lampu depan menggunakan lampu Head Truck-lite LED yang dipasang pula satu unit garage headlight bucket yang dipadukan dengan motogadget 260 derajat handlebar yang dipasang pula lampu sign LED, sedangkan lampu belakang menggunakan lampu BAAK cycle LED.

Karena motor tersebut bobotnya sudah berkurang dari aslinya, maka dipasanglah wilber shock yang dipasang pada suspensi depan dan belakang, dengan per yang dicustom, sehingga motor tersebut bobotnya menjadi sekitar 423 pound dari bobot aslinya 583 pound. Perbandingan bobot dari depan dan belakang benar-benar fifty-fifty.

Hasilnya motor tersebut walau dirancang menjadi motor minimalis namun tampilannya garang, orang-orang yang melihat motor ini sedang meluncur pasti akan melihat, menoleh dan tersenyum bahkan mengacungkan jempol.

Comments
Shares