Michelin Akan Produksi Ban Dari Bahan Daur Ulang

Ban Motor Michelin

Produsen ban Michelin tampak begitu serius dengan keberlangsungan ekosistem dan lingkungan. Segala hal berkaitan dengan limbah yang berpotensi merusak lingkungan akan dihilangkan atau setidaknya dikurangi.

Salah satunya adalah langkah menghilangkan plastik pembungkus ban motor. Sejak Maret 2021, Michelin telah menghentikan penggunaan plastik pembungkus ban barunya.

Langkah itu setidaknya akan mengurangi jumlah sampah plastik pembungkus ban motor.

Jumlahnya sangat banyak. Dalam setahun, setidaknya sekitar 300 ribu kilogram plastik pembungkus ban motor yang digunakan Michelin.

Selain soal plastik pembungkus ban motor, Michelin pun akan memproduksi ban dari bahan daur ulang.

Dikatakan Head of Public Affairs and Press Relation of Michelin Indonesia, Kartika Susanti, Michelin bakal memproduksi ban yang sepenuhnya menggunakan bahan daur ulang. Rencana itu direncanakan berjalan sepenuhnya pada 2050.

Saat ini, Michelin sudah pada jalurnya, menuju produksi ban dari bahan daur ulang.

“Sistem penggunaan bahan daur ulang sudah mencapai 30 persen. Secara bertahap akan ditingkatkan sampai 100 persen,” jelas Kartika.

Yang jadi pertanyaan, bagaimana dengan kualitas ban jika diproduksi menggunakan bahan daur ulang?

Menurut Kartika, ban yang sudah habis masa pakainya akan dipotong dan dipisahkan dari kawat atau casingnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here