MotoGP Le Mans

MotoGP Le Mans: Vinales Juara, Rossi Harus Bayar Mahal Kesalahannya

Sejak awal balapan, para pebalap Yamaha mendominasi jalannya balapan. Maverick Vinales, Johann Zarco dan Valentino Rossi pimpin jalannya balapan di sirkuit Le Mans (21/5/2017).

Dari 28 laps, 99 persen jalannya balapan dikuasi tiga pebalap Yamaha. Ketiganya tak tersentuh oleh pebalap lain, bahkan Marquez sekalipun tak mampu mendekati Zarco yang notabene sebagai pebalap satelit. Ketiganya bisa dipastikan bakal naik podium bersama. Sayangnya, Valentino Rossi harus kandas saat duel dengan Vinales. Yang lebih disayangkannya lagi, Rossi terjatuh saat balapan hanya menyisakan beberapa tikungan saja.

Seperti kebanyakan balapan dan kebanyakan karakter sirkuit, tikungan pertama sirkuit Le Mans pun jadi kunci untuk ada di posisi terdepan. Zarco sebagai pebalap lokal, mampu melakukan start dengan sangat apik. Dari sisi dalam, ia langsung melewati Rossi, Marquez dan Vinales. Lepas tikungan pertama, Zarco terus memimpin balapan di sirkuit legendaris itu.

Lepas tikungan pertama pula, Zarco, Vinales dan Rossi langsung melesat ke grup depan. Sementara pebalap Honda Marc Marquez menempati posisi empat. Seperti seri-seri sebelumnya, Marquez seperti tak berkutik menghadapi sirkuit Le Mans. Meski sempat memperpendek jarak dan nyaris berduel dengan Valentino Rossi untuk berebut posisi tiga, tapi Marquez seperti tertahan di posisi itu. Ia kembali menjauh dari Rossi.

Nahasnya, di lap ke-16 tepatnya di tikungan ketiga, ia harus mengakhiri balapan di gravel. Berbanding terbalik dengan Marquez, Pedrosa justru melesat dari posisi 13 ke posisi 5 di belakang Marquez. Setelah duel dengan Andrea Dovizioso dan Cal Crutchlow, Pedrosa punya peluang untuk duel dengan rekan satu timnya. Tapi jalannya dipermudah dengan jatuhnya Marquez.

Jarak Pedrosa cukup jauh dari ketiga pebalap Yamaha yang menguasai Le Mans, hampir pasti ia akan finish di posisi 4.

Sementara Valentino Rossi langsung tampil agresif setelah mengetahui Marquez out. Ia terus mendekat ke pebalap tuan rumah, Johann Zarco. Puncaknya saat balapan menyisakan 6 lap, di tikungan pertama setelah melesat di kecepatan lebih dari 300 km/jam, Rossi langsung menyingkirkan Zarco dari posisi kedua.

Usai menyingkirkan Zarco, Rossi mengincar Vinales. Ia menggila bersama Yamaha M1 dengan memecahkan rekor lap time Le Mans. Di lap 25 tepatnya di Dunlop Chicane, tikungan kedua sirkuit Le Mans, Rossi menyingkirkan Vinales dari posisi terdepan.

Tak mau posisinya diambil Rossi, Vinales terus membayangi Rossi sambil menunggu kesalahan kecil pebalap kawakan itu. Dan benar saja, Rossi membuat kesalahan dengan melebar di detik-detik krusial, ia sedikit melebar. Kesalahan itu langsung dimanfaatkan Vinales sebagai peluang besar menjuarai seri Le Mans. Tapi Rossi tak mau melepasnya begitu saja, ia berusaha merebut kembali posisinya dari tangan Vinales.

Sayang seribu sayang, usaha Rossi sia-sia setelah ban depannya kehilangan grip di tikungan 11. Ia tersungkur ke gravel. Jatuhnya Rossi secara otomatis mengantarkan Zarco naik podium kedua dan memberi keuntungan bagi Pedrosa untuk naik ke podium tiga. Kesalahan kecil yang harus dibayar mahal oleh Valentino Rossi

Comments
Shares