MotoGP Portugal 2022 : Aleix Espargaro Kembali Buktikan Kekuatan Aprilia RS-GP

Aprilia RS-GP Portugal - Aleix Espargaro

ZONABIKERS.COM – Sekali lagi, Aleix Espargaro kembali buktikan potensi kekuatan yang ada di Aprilia RS-GP dengan meraih podium di MotoGP Portugal (24/4/2022).

Podium ketiga yang diraihnya dengan Aprilia RS-GP tunggangannya pun membawanya bertengger di posisi 3 klasemen sementara MotoGP 2022 di belakang Fabio Quartararo dan Joan Mir.

Ia hanya tertinggal 3 poin setelah melewati 5 seri balapan musim 2022.

Memulai balap dari barisan depan, Aleix menyelesaikan lap pertama di tempat ketujuh, dan harus bertarung dengan Alex Marquez yang sangat agresif.

Loading...


“Saya sangat senang! Fabio tidak terkalahkan hari ini. Saya kehilangan banyak waktu di awal baik karena start yang kurang sempurna maupun karena pertarungan yang agak sulit dengan Alex Marquez,” kata Aleix.

Memahami situasi yang membuatnya tak boleh melakukan kesalahan sekecil apapun, ia mulai melakukan putaran dengan konsistensi tinggi dan kecepatan lebih dari para pembalap di depannya untuk mengejar pembalap di depannya memperebutkan podium.

Peluang dan keberuntungan menghampirinya ketika insiden jatuhnya Jack Miller dan membawa Joan Mir ikut terjatuh, membuka peluang untuk memburu posisi kedua.

Loading...


Aprilia RS-GP Portugal - Aleix Espargaro

Sayang, kondisi ban yang tak memungkinkan dirinya untuk mendorong Aprilia RS-GP lebih kencang lagi membuatnya tak mampu memberikan serangan ke Johann Zarco. Aleix pun harus puas finish di podium 3 di belakang Zarco.

“Kemudian saya dapat menemukan kecepatan saya kembali, sejujurnya, agak bagus, dan pada akhirnya saya bahkan mencoba menyerang Zarco. Namun, risikonya terlalu tinggi, jadi saya puas di tempat ke-3. Kami sekali lagi menunjukkan bahwa kami bisa bertarung dengan yang terbaik,” bangga Aleix.

Loading...


Finish podium memberinya penghargaan atas kecepatan dan konsistensi yang telah dia dan Aprilia tunjukkan di lintasan balap sepanjang musim lalu.

Bukti lain untuk kinerja ini adalah fakta bahwa ia melakukan kecepatan putaran tercepat kedua dalam balapan.

Loading...


Sementara itu rekan setimnya, Maverick Viñales, terpaksa memulai balap dari baris kelima karena beberapa kesulitan serta serangkaian nasib buruk yang menimpanya, yakni kehilangan posisi di awal dan turun kembali ke urutan ke-18.

“Sayangnya, balapan kami terpengaruh oleh latihan, dimulai dari latihan bebas ketiga (FP3). Tidak dapat memulai lebih jauh di depan membuat saya tidak dapat memanfaatkan laju kami yang cepat,” buka Vinales.

“Ketika Anda harus berjuang untuk menyalip, itu memicu serangkaian masalah: Anda kehilangan waktu, suhu ban naik, saya tidak bisa melakukan balap dengan bersih, dan semuanya menjadi lebih rumit.”

Loading...


“Ini membuat saya marah, karena dalam kondisi yang tepat saya bisa cepat, tapi sesi Sabtu kemarin masih menjadi kelemahan kami,” pungkasnya.

Seperti yang sering terjadi, di paruh kedua balapan, dia kemudian menemukan kecepatan yang bagus, lalu bersamaan dengan beberapa kecelakaan yang melibatkan pembalap di depannya, membuatnya finish di sepuluh besar.

Loading...


Adapun sang wild card Lorenzo Savadori tersingkir tanpa konsekuensi apapun. Namun, kembalinya dia ke lintasan balap setelah beberapa bulan membuatnya menguji beberapa peningkatan dalam balapan, baik dari segi sasis dan elektronik.

“Kami juga melanjutkan upaya pengembangan di balapan. Meningkatkan laju kecepatan adalah hal mendasar bagi kami, kecuali tentang kecelakaan di lap terakhir, kami berhasil mewujudkannya,” terang Lorenzo.

“Kami memiliki banyak bagian baru untuk diuji yang masih perlu disesuaikan, dan untuk itulah kami di sini.”

Loading...


Hal tersebut menjadi tugas penting untuk terus mengembangkan proyek MotoGP Aprilia.

‘Bagaimanapun juga, saya senang dengan podium yang diraih Aleix. Itu sagat berarti untuk seluruh tim, dan itu mendorong kami untuk selalu memberikan segalanya dalam mengembangkan motor RS-GP,” tutupnya.

Loading...


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here