Friday, October 30, 2020

Motor Dilarang Melintas Jalan Nasional?

Belakangan beredar kabar berita motor bakal dilarang melintas di jalan nasional. Tak hanya itu,, kepemilikan sepeda motor pun akan dibatasi.

Hal ini dihembuskan oleh Anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Nurhayati Monoarfa. Ia mengungkapkan wacana untuk mengatasi kesemrawutan kendaraan di jalan raya dengan membatasi kepemilikan roda dua atau sepeda motor.

Pendapat tersebut dikemukakan Nurhayati saat memimpin Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan pakar, guna membahas masukan Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Revisi Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dan RUU Revisi UU Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2).

Baca juga : Wakil Presiden Ma’ruf Amin Jadi Biker Sehari

Wakil Ketua Komisi V DPR RI ini mewacanakan selain dengan pembatasan kepemilikan kendaraan. Termasuk, pembatasan kepemilikan kendaraan roda dua atau sepeda motor.

“Itu mungkin yang harus kita atur kendaraan roda dua ini. Di area mana sajakah yang boleh roda dua untuk melintas. Yang pasti, jika berkaca dari jalan nasional diseluruh dunia, tidak ada roda dua melintas. Dimanapun, di seluruh dunia kecuali di atas 250 cc. Di jalan kabupaten, kota, provinsi juga tidak ada. Tetapi, adanya di jalan-jalan perumahan atau di jalur-jalur yang memang tidak dilintasi kendaraan umum. Itu yang mungkin akan kita atur dalam Undang-Undang,” papar Nurhayati, dikutip dari laman Dpr.go.id.

Revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan memang masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2020. Nurhayati berpendapat jika berkaca dari sejumlah jalan nasional negara di dunia seperti di China tidak ada kendaraan roda dua di jalan raya nasionalnya, kecuali kendaraan roda dua dengan kapasitas mesin di atas 250 cc.

Namun Nurhayati menegaskan, wacana pembatasan kepemilikan dan pengaturan area lintas itu tidak serta merta melarang penggunaan kendaraan roda dua. Sebab, sepeda motor masih menjadi alat transportasi utama masyarakat. Salah satunya membatasi area yang belum diakomodir oleh transportasi umum.

“Tidak adanya roda dua pun akan menyulitkan masyarakat luas. Di tempat-tempat seperti Jakarta, mungkin bisa motor dilarang melintas jalan nasional dan tidak menjadi masalah karena kendaraan umumnya sudah baik seperti adanya MRT dan lain-lain. Tetapi, di daerah-daerah lain itu mungkin agak kesulitan kalau kendaraan roda dua tidak diakomodir. Tetapi, area dimana kendaraan roda dua bisa melintas mungkin itu yang bisa kita atur,” pungkas Nurhayati.

2 COMMENTS

Comments are closed.

Latest Update

Suzuki Nex II Warna Baru Makin Dinamis dan Stylish

Pekan ini, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS)selaku Agen Pemegang Merek (APM) sepeda motor Suzuki, hadirkan warna-warna baru untuk beberapa varian motor Suzuki. Setelah Suzuki...

Lampu Sein JPA Cyber Bikin Tampilan All New NMax Makin Modis

GMA Product Series, kembali hadirkan aksesoris terbaru untuk Yamaha All New NMax 2020. Lampu sein JPA Cyber bakal membuat tampilan Yamaha NMax Sobat Zonbie...

Warna Baru Suzuki Address FI Makin Matang dan Dewasa

Setelah sebelumnya menghadirkan warna baru pada Suzuki All New Satria F150 dan Suzuki GSX-R150, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) juga menghadirkan penyegaran warna baru...

Penyebab Insulator Busi Retak dan Cara Mencegahnya

Insulator busi retak bisa mengakibatkan gangguan pada mesin sepeda motor. Untuk itu, Sobat Zonbie harus mengetahui penyebab insulator busi retak dan bagaimana mencegahnya. Busi kendaraan...

Livery MotoGP Suzuki 2020 Hadir di Suzuki GSX-R150 Indonesia

Suzuki Indonesia pada akhirnya hadirkan livery MotoGP Suzuki 2020 pada varian motor sportnya Suzuki GSX-R150. Tentunya ini merupakan sebuah kabar gembira, bagi para pecinta...