Musim Hujan, Perhatikan Bagian Motor Ini Biar Lebih Awet

Tak peduli musim hujan atau panas, bagi banyak orang sepeda motor tetap dipilih sebagai alat transportasi utama. Tapi tentu Sobat Zonbie sadar jika motor juga memerlukan perawatan yang ekstra karena guyuran air hujan dapat membuat sejumlah kerusakan.

Agar tetap aman dan nyaman saat dikendarai, saran dari PT Daya Adicipta Motora (DAM) bagi para pengguna sepeda motor ketika memasuki musim penghujan dengan memperhatikan kondisi kendaraannya.

Antara lain, perhatikan kondisi ban motor dalam keadaan tidak habis/aus. Ban yang sudah aus akan mengakibatkan daya cengkraman ban terhadap jalan berkurang terutama dalam kondisi hujan.

“Pastikan tekanan ban selalu dalam kondisi standard untuk memaksimalkan daya cengkram ban terhadap jalan raya,” ujar Ade Rohman, Asisten Manajer Technical Training DAM.

Selain itu, gunakanlah ukuran ban yang sesuai standar pabrikan serta pastikan tekanan angin sesuai dengan standar yang tertera pada sepeda motor. Ukuran standar tekanan ban dapat dilihat pada dek motor untuk motor jenis skutik. Sementara pada motor jenis sport dan bebek ukuran tertera pada swing arm.

Lalu pastikan cub supressor (tutup busi) dalam kondisi prima, terutama karet sealnya sehingga mesin akan selalu prima walaupun sepeda motor menerjang genangan air hujan.

Jika karet atau seal cup supressor dalam kondisi kurang baik, maka busi akan korsleting jika sepeda motor dipakai dalam kondisi hujan terlebih jika cub supressor terkena air hujan.

Jangan lupa juga cek kondisi rantai secara berkala, bersihkan dan berikan pelumas rantai. Ini dikarenakan air hujan mengandung zat asam yang tinggi. Jika rantai dibiarkan tanpa pelumasan secara teratur, maka mengakibatkan akan cepat keropos dan rusak (aus). Nah, jangan lupa ya Sobat Zonbie.

Comments