My Bike My Pride

My Bike My Pride : Yang Penting Fun dan Happy

Awal terbentuknya komunitas My Bike My Pride (MBMP) ini bisa dikatakan unik. Terbentuknya komunitas yang berdiri pada 7 Oktober 2018 silam ini, diawali dengan adanya beberapa bikers yang merupakan peserta sebuah acara klub mobil.

My Bike My Pride

“Waktu itu kita lagi mau survey untuk lokasi dan meeting untuk acara jambore Volvo di kawasan Sentul. Saat itu kita ada 10 motor. Setelah meeting, dari Sentul kita bergeser sedikit ke kawasan Rainbow Hills. Untuk sekedar kongkow dan ngopi-ngopi.” cerita Bro Wenda salah satu bikers My Bike My Pride.

Bro Wenda melanjutkan. Dari kegiatan tersebut selanjutnya para bikers tersebut membuat sebuah grup chatting. Grup tersebut awalnya dibuat untuk, memudahkan koordinasi dalam menentukan titik kumpul kala ingin berkumpul.

Kegiatan berkumpul dan riding bareng pun berlanjut. Beberapa kegiatan riding bareng pun kerap digelar dengan berbagai destinasi seperti, Cipanas, Ciletuh, Bandung dan sesekali melakukan Night Ride di dalam kota Jakarta.

Lokasi kumpul atau kopdar komunitas ini biasa dilakukan di Teh Tarik Johny, Kawasan Pertokoan Pondok Indah atau di Shabu Bowl Gandaria.

Uniknya, tidak ada struktur kepengurusan layaknya komunitas atau klub motor pada umumnya. Meski Demikian, dalam berkegiatan para bikers MBMP menunjuk Bro Pryatta Jusuf atau akrab disapa Bro Chatta sebagai Koordinator Kegiatan. Tak hanya sendiri, Bro Chatta dibantu Bro Nurwenda P. Putra atau disapa Bro Wenda yang menghandle masalah keuangan MBMP.

“Tidak ada pengurus resmi seperti komunitas atau klub pada umumnya, karena kami merupakan komunitas yang ingin tampil santai saja.” pungkas Bro Wenda.

Comments
Shares