Navigasi Rute Reli Dakar, Nggak Semudah Baca Google Maps Sob!

Menempuh ratusan km tiap hari di atas motor dengan trek berupa gurun pasir, motor di Reli Dakar 2019 yang berlokasi di Peru tentu butuh peranti navigasi yang mumpuni.

Bukan cuma perantinya, kemampuan baca sederet peranti navigasi tersebut juga mutlak dikuasai lho Sob. Karena nggak semudah baca Google Maps.

Loading...


Seperti dilansir KTM dan Dreamracer, ada peranti navigasi utama yang harus bisa dibaca oleh pereli, yakni roadbook. Peranti tersebut berupa gulungan kertas yang menunjukan arah dan titik check point yang harus dilewati pereli.

“Gulungan kertas tersebut disimpan dalam casing terlindungi tahan air dan akan bergerak secara elektrik. Tapi kalau fungsi elektroniknya rusak, roadbook bisa diputar secara manual. Tapi akan memakan waktu,” ucap Technical Manager KTM, Stefan Huber.

Loading...


Dalam road book ini terdapat informasi jarak check point, arah dan kondisi di sekitar trek, seperti adanya sungai, perkampungan atau persimpangan.

Selain itu, ada juga Trip Meter dan Kompas. Kedua peranti ini terhubung dengan GPS tracking dari panitia. Sedangkan trip meter akan memberikan informasi jarak yang akurat. Peranti trip meter cadangan juga disiapkan lho Sobat Zonbie.

Nggak ketinggalan adalah peranti GPS. Eits, jangan bayangkan seperti GPS yang biasa kita kenal lho. Karena memang navigasi utamanya wajib mengandalkan roadbook. Jadi GPS yang terdapat pada bagian antara setang dan segitiga ini hanya berfungsi sebagai pembantu.

Loading...


Seperti dengan memantau rute sejauh 3 km. Itu pun ketika berada di radius 90-200 meter dari rute yang benar. Lebih dari itu, maka tanda di GPS akan hilang dari layar.