Om Febs 78 : Sekarang Banyak Bikers Sadar Keselamatan, Tidak Gunakan Helm ‘Aspal’ Lagi

Om Febs 78

Maraknya helm palsu yang beredar di Indonesia, jadi perhatian khusus Bro Febby Sagita atau akrab disapa Om Febs 78.

Om Febs 78

Om Febs 78 bersama para Bikers dari komunitas pecinta helm, rajin mengkampanyekan ‘anti fake helmet’ pada beberapa kesempatan. Kampanye ini bertujuan, untuk menyadarkan para Bikers yang masih menggunakan helm ‘asli tapi palsu’.

Loading...


“Pada dasarnya sih, kita mau ajak Bikers yang menggunakan fake helm ini untuk menyadari pentingnya keselamatan. Karena helm bermerek palsu tidak bisa dipastikan kualitas bahan bakunya. Jika terjadi sesuatu di jalan, helm palsu bisa dipastikan tidak dapat berfungsi melindungi sebagaimana mestinya,” ujar kolektor 54 helm bermerek premium ini.

Baca juga : Melki Bajaj Kasih Tahu Cara Bedakan Vespa Kongo Asli Atau Palsu

Dijelaskan oleh Om Febs, alasan Bikers menggunakan helm asli tapi palsu tersebut hanya karena gaya. Ingin tampil bergaya layaknya menggunakan helm bermerek premium, tapi dengan menggunakan merek palsu.

Loading...


“Kebanyakan sih hanya mementingkan gaya dan penampilan, diluar itu harga yang sangat murah juga bisa jadi alasan tertentu,” lanjut Om Febs.

Sejauh ini, Om Febs bersama rekan-rekannya dari kalangan komunitas pecinta helm melakukan kampanye baik melalui diskusi ataupun melalui sosial media.

Ketika ditanyakan apakah sudah berkoordinasi dengan pemerintahan terkait beredarnya helm-helm palsu di tanah air, kolektor moge sportbike ini menjelaskan kegelisahan dan kesulitan yang dialaminya.

Loading...


“Beberapa waktu lalu, saya melakukan perbincangan virtual dengan Kementrian Hukum dan HAM, hal ini menyangkut kekayaan dan hak cipta. Pada dasarnya Kemenkumham sangat mendukung kampanye yang kita lakukan,” tegas Om Febs.

Sementara untuk pemangku pemerintahan lainnya, Om Febs merasakan kesulitan untuk bekerjasama menindak para pemalsu merek tersebut. Hal ini disebabkan tidak adanya laporan langsung dari pemegang merek.

“Ya, kita sulit buat melakukan tindakan lebih lanjut. Karena untuk berkoordinasi dengan Kepolisian dan Departemen Perindustrian dan Perdagangan, harus ada laporan dari pemegang merek aslinya,” jelasnya.

Loading...


Meski demikian, Om Febs merasa bersyukur karena dilihat secara langsung sudah banyak Bikers yang mulai sadar. Menurutnya, Bikers sudah semakin paham akan pentingnya safety ketika sedang riding bukan hanya sekedar gaya.

“Sekarang banyak Bikers sadar keselamatan, banyak yang sudah tidak gunakan helm ‘Aspal’ lagi. Setidaknya kampanye yang kami sampaikan ini, bisa didengar dan diterima oleh para Bikers,” pungkas Om Febs.

Loading...


Comments are closed.