Wednesday, October 28, 2020

Operasi Ketupat Covid-19, Ini Bedanya Dari Operasi Ketupat Biasa

Operasi ketupat di tahun ini dipastikan akan berbeda dari tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan, dengan adanya wabah pandemi Covid-19 yang saat ini melanda Tanah Air. Untuk itu, Kepolisian Lalu Lintas menamainya Operasi Ketupat Covid-19.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Kepolisian Lalu Lintas Republik Indonesia akan menggelar operasi ketupat. Operasi ini biasa digelar dalam masa bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri. Hanya saja dimasa wabah pandemi ini, Kepolisian Lalu Lintas sedikit merubah beberapa poin dari operasi ini.

“Ada beberapa perubahan khususnya cara bertindak dan tujuan dari operasi ini dimana tujuannya adalah untuk membantu dan mem-backup jajaran kewilayahan termasuk Pemda dalam memutus atau mencegah wabah Covid-19 ini,” kata Kasubdit Jemenopsrek Ditkamsel Korlantas Polri Kombes Pol Indra Jafar dalam diskusi virtual bertajuk ‘Mengantisipasi Mudik Lebaran Saat Pandemi’, dikutip dari NTMC Polri Rabu (22/4).

Indra mengatakan Operasi Ketupat tahun ini akan dinamai Operasi Ketupat Covid-19. Dia menjelaskan operasi tersebut bertujuan untuk membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus Corona antar wilayah selama 38 hari.

Jika dalam situasi normal operasi ini bertujuan untuk mengamankan arus mudik, maka khusus tahun ini tujuan adalah mencegah masyarakat yang masih berupaya mudik. Sebagaimana diketahui Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan mudik 2020 dilarang.

Dalam operasi tersebut, lanjut Indra, akan didirikan beberapa titik pemeriksaan kendaraan (check point) di gerbang tol dan jalan-jalan arteri yang strategis.

“Gambaran untuk operasi ini tentunya akan ada pendirian check point di beberapa ruang gerbang tol dan beberapa titik strategis arteri jalan, dalam rangka membatasi masyarakat yang akan mudik ke daerah masing-masing,” jelasnya.

“Untuk melakukan penyekatan di beberapa check point itu, kami melakukan pengalihan arus atau bahkan kami minta putar balik atau balik kanan kembali masyarakat ke arah tujuan awal agar mereka tidak ke daerah,” sambung Indra.

Lebih lanjut, Indra mengatakan Operasi Ketupat Covid-19 ini akan melibatkan seluruh personel kepolisian di daerah, yang nantinya akan didukung oleh personel Mabes Polri. Dia juga menyebutkan jajaran instansi terkait seperti Departemen Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Jasa Marga, serta pihak Pemda juga akan dilibatkan dalam operasi.

Dia mengatakan akan mengedepankan langkah persuasif dan edukatif kepada masyarakat terkait kebijakan larangan mudik. Langkah penegakan hukum, tambah dia, masih didiskusikan.

“Terkait soal penegakan hukum ini masih dalam diskusi. Yang jelas upaya yang kita kedepankan adalah upaya persuasif dan edukatif kepada masyarakat,” tandasnya.

Latest Update

Kolaborasi Kegiatan Sosial Komunitas di Jayapura Sambut Sumpah Pemuda

Sebuah kegiatan sosial dilakukan oleh para bikers dari berbagai motor di Jayapura. Kolaborasi kegiatan sosial ini digelar dalam rangka menyambut hari sumpah pemuda yang...

OYIKA Baterai Motor Listrik Siap Hadir di Indonesia

OYIKA merupakan sebuah perusahaan asal Singapura yang menerapkan konsep berbagi baterai untuk sepeda motor listrik di 2018. OYIKA hadir di Indonesia pada tahun 2020...

IMFI Online Expo 2020 Dibuka Hari Ini, Banyak Promonya Sob!

Memyambut hari jadinya yang ke-27 tahun, PT Indomobil Finance Indonesia (IMFI) mengadakan pameran virtual bertajuk “IMFI Online Expo 2020” yang akan berlangsung selama 1...

Suzuki All New Satria F150 Gaya Baru Makin Sporty

Suzuki Indonesia hadirkan tampilan baru, pada varian motor sport hyperunderbone All New Satria F150. Penampilan baru ini membuat Satria F150 makin berkesan sporty dan...

ARCI Lombok Chapter Rayakan HUT Pertama di Ponpes

Pondok Pesantren Mikrojussam yang berada di Kota Gerung, Lombok Barat, disambangi puluhan bikers dari ARCI Lombok Chapter. Para bikers ini, bermaksud merayakan hari jadinya...