Friday, October 23, 2020

Pabrik Suzuki Indonesia Mulai Beroperasi Secara Bertahap

Suzuki Indonesia secara bertahap mulai mengoperasikan pabriknya per tanggal 26 Mei 2020 setelah menghentikan sementara aktivitas operasional pebrik sejak 13 April silam. Penghetian sementara itu sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Suzuki menegaskan, keputusan kembali beroperasinya pabrik diambil untuk memenuhi kebutuhan ekspor, karena pasar internasional mulai berangsur pulih dari dampak pandemi Covid-19.

“Pabrik Suzuki mulai beroperasi kembali secara bertahap untuk memenuhi permintaan ekspor, mengingat pasar internasional sudah mulai pulih pasca pandemi Covid-19. Namun, pada tahap awal ini kami akan mengurangi volume produksi, dan secara bertahap akan kami lakukan evaluasi agar volumenya bisa ditingkatkan,” ungkap Seiji Itayama, President Director PT Suzuki Indomobil Motor/PT Suzuki Indomobil Sales.

“Kami juga memastikan tetap menjalankan Suzuki Hygiene Commitment dan standar protokol kesehatan yang diberlakukan pemerintah untuk seluruh karyawan dalam pengoperasian pabrik. Ini adalah langkah kami untuk beradaptasi dengan tatanan kehidupan baru atau New Normal sambil terus mendukung perekonomian Indonesia,” tambahnya.

Dari ketiga lokasi pabrik yang ada di Cakung, Cikarang, dan Tambun yang terbagi menjadi Tambun 1 dan tambun 2, pabrik Tambun 2 merupakan area yang belum akan beroperasi. Hal ini dikarenakan pabrik Tambun 2 merupakan lokasi produksi model-model yang lebih banyak ditujukan untuk pasar domestik, seperti New Carry Pick Up, APV, dan Karimun Wagon R.

Sementara di lokasi pabrik lainnya, Suzuki memastikan seluruh kegiatan operasional dipantau dengan ketat dan memenuhi regulasi pemerintah mengenai physical distancing. Karyawan dipastikan untuk mengenakan masker, selalu mencuci tangan, hingga menjaga jarak aman dengan karyawan lainnya.

Untuk itu, Suzuki membagi jadwal makan siang di pabrik menjadi 2 shift sehingga tidak terjadi penumpukan orang serta membuat sekat di atas meja makan. Selain itu, di beberapa lokasi kerja yang tidak memungkinkan untuk dilakukan physical distancing, seperti di line production, dipasangi sekat di antara karyawan untuk meminimalkan risiko penularan virus.

Di samping memprioritaskan kualitas ekspor dan pelayanan ke pelanggan, Suzuki juga tetap fokus pada keamanan dan keselamatan karyawan.

“Kami berupaya dengan optimal mendukung perekonomian Indonesia dan memprioritaskan kualitas layanan untuk pelanggan. Namun, keselamatan dan kesehatan karyawan juga tetap menjadi fokus kami. Kami harap keputusan ini adalah yang terbaik untuk semua pihak pada saat pandemi Covid-19 ini,” tutup Itayama.

Latest Update

Filter Ferrox Ninja ZX-25R Laku Keras!

Kawasaki Ninja ZX-25R yang hadir beberapa waktu lalu, sangat laris keras. Hal ini dibarengi juga dengan filter Ferrox Ninja ZX-25R, sebagai komponen after market...

(VESPA PRIMAVERA) RED Hadir Untuk Bantu Melawan HIV/AIDS

Setelah sebelumnya hadir melalui Vespa 946 RED, Vespa kembali bekerjasama dengan Global Fund RED dengan menghadirkan (VESPA PRIMAVERA) RED. Vespa telah menjalin kemitraan penting dengan...

Honda Genio Tampil Atraktif Dengan Grafis Baru

PT Astra Honda Motor hadirkan Honda Genio dengan tampilan baru. Honda Genio kini tampil lebih atraktif dengan penyematan grafis bergaya classy fun sport dan...

Kopdar Cari Keringat, ALEXIS Sparing Futsal Lawan HPCI Surabaya

Arek Lexi Surabaya (ALEXIS) kembali menggelar kopdar sambil olahraga futsal. Pada Kopdar cari keringat kali ini, ALEXIS tanding sparing melawan HPCI Chapter Surabaya. Setelah sebelumnya...

Paladyne E1000MP, Pistol Pengacau Drone Nakal

Drone Defence hadirkan Paladyne E1000MP, sebuah pistol pengacau drone yang akan mengamankan aset Sobat Zonbie dari gangguan drone nakal yang dimanfaatkan oleh orang yang...