Pakai Charger Handphone di Motor Mesin Harus Menyala, Kenapa?

Handphone menjadi barang terpenting bagi banyak orang saat ini. Tak heran banyak yang ketakutan saat handphonenya kehabisan baterai.

Hal ini disadari oleh pabrikan motor yang kini ramai-ramai memasang fitur port outlet 12 volt untuk mengecas handphone. Mulai dari Honda Scoopy FI, Suzuki Satria F150, Yamaha Aerox 155 hingga Kawasaki Versys-X 250 dan Kawasaki New Ninja 250 punya peranti ini, baik sebagai fitur bawaan atau opsional.

Tetapi penggunaannya harus diperhatikan juga Sobat Zonbie. Jangan asal karena akan berdampak pada kelistrikan dan usia aki motor.

Seperti disampaikan Mukti Abdul Rahman, Technical Training Instructor PT Wahana Makmur Sejati (WMS) Main Dealer Honda Jakarta dan Tangerang. “Penggunaannya lebih baik ketika motor berjalan. Karena terjadi arus pengisian aki. Sehingga daya aki selalu optimal,” bukanya.

Lalu apa akibatnya jika pengecasan dilakukan ketika kondisi motor mati? “Ini akan menyedot daya aki dan berpengaruh pada usia pakainya.”

Pasalnya, sistem pengecasan pada port 12 volt, khususnya pada Honda Scoopy FI mengambil daya langsung ke aki. Sehingga tak berpengaruh, meski kunci motor dalam kondisi menyala atau tidak.

Bisa dibayangkan kalau Sobat Zonbie kelupaan mencabut handphone saat kondisi motor mati. Bakal tekor akinya. “Makanya lebih baik hanya dipakai saat darurat. Jangan untuk mengecas rutin setiap hari seperti di rumah,” ucapnya.

Comments
Shares