Pakai Sok Ohlins di Honda Forza Belum Jaminan Nyaman, Ini Cara Settingnya

Sobat Zonbie mungkin menyangka, jika tren upgrade suspensi belakang Honda Forza dengan merek kenamaan Ohlins akan otomatis meningkatkan kenyamanan skutik premium tersebut.

Eits, nanti dulu! Karena kalau settingan sokbrekernya kurang pas, nggak jaminan kalau Honda Forza yang sudah pakai suspensi seharga Rp 9 jutaan ini jadi lebih nyaman. Untuk itu, settingannya pun harus diperhatikan.

Baca Juga: Honda Forza Datang, Langsung Tren Ganti Sok Ohlins

Hal ini yang coba diedukasi oleh bos Ohlins Indonesia, Eddy Saputra yang menjelaskan jika lebih baik setting suspensinya disesuaikan dengan bobot pengendara. Seperti saat menyetting suspensi Honda Forza milik bro Bayu dari Jakarta Helmet Exhibition.

“Caranya dengan melihat ukuran Sag (Preload) terlebih dahulu.Untuk penggunaan harian, SAG Harus dapat angka 30-40mm,” ucapnya.

Untuk mengukur Sag, langkah pertama motor distandarkan, lalu diukur dari tinggi jok ke as suspensi tanpa rider untuk dapat angka R1. Setelah itu tingginya dibandingkan dengan saat rider duduk di motor atau R2. Karena ukuran sag memiliki rumus R1-R2.

Dirinya menyontohkan motor yang digunakan Bayu, yang dalam kondisi standar memiliki tinggi 660 mm, lalu tinggi dengan beban turun jadi 640 mm. Sehingga Forza bro Bayu hanya memiliki selisih Sag 20 mm.

Ini artinya masih terlalu keras. Karena seperti disebut di atas, sag ideal di angka 30-40 mm. Sehingga harus sedikit dibuat lebih tinggi Sobat Zonbie. Kondisi bisa berbeda, tergantung bobot bikersnya ya.

Nggak perlu ribet, langsung setting preload suspensinya. “Lalau terlalu keras di putar ke kiri biar lebih lembut. Begitu juga sebaliknya,” tutur Eddy. Nah, kalau sudah di angka ideal, dijamin motor akan lebih nyaman Sob.

Comments
Shares