Pembatasan Kendaraan Ganjil-Genap

Pembatasan Kendaraan Ganjil-Genap Diberlakukan Kembali Pekan Depan

Tingginya mobilitas kendaraan di jalan DKI Jakarta, menyebabkan Pemerintah Provinsi Akan memberlakukan kembali pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil-genap.

Pada masa transisi PSBB, Pemprov DKI Jakarta menilai jumlah kendaraan kian hari semakin meningkat. Program Work From Home (WFH) pun dinyatakan tidak berjalan efektif.

Guna terus membatasi dan mencegah penyebaran virus Covid-19, Pemprov DKI Jakarta melali Dinas Pergubungan (Dishub) akan kembali memberlakukan ganjil-genap.

Pemberlakuan ini akan kembali dilaksanakan pada pekan depan. Untuk sementara, kendaraan roda empat yang akan dikenakan pembatasan ganjil-genap terlebih dahulu.

“Kita akan berupaya untuk terus melakukan pembatasan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19,” ujar Syafrin Lupito, Kadishub DKI Jakarta.

Lebih lanjut Syafrin Lupito menjelaskan, pemberlakuan ganjil-genap dirasakan akan lebih efektif dalam membatasi aktivitas sosial masyarakat. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat tidak banyak beraktivitas diluar rumah, jika tidak benar-benar dibutuhkan.

“Saat yang lain beraktivitas dengan pemberlakuan WFH, banyak sebagian masyarakat lainnya melakukan aktivitas tidak diperlukan diluar rumah. Dengan pemberlakuan ganjil-genap ini, diharapkan mampu menekan kembali penyebaran virus Covid-19,” jelas Syafrin Lupito.

Comments